Habib Rizieq Sebut JPU Lawan dalam Perkara, tapi Bukan Musuh Kami
Kamis, 17 Juni 2021 - 11:20 WIB
loading...
Habib Rizieq Shihab saat berada di ruang sidang PN Jakarta Timur. Foto: Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTAS - Habib Rizieq Shihab menganggap Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkaranya bukan musuhnya. Meski dalam per sidangan Habib Rizieq dan JPU sering beradu argumen dalam kasus penyebaran berita bohong mengenai hasil tes swab di RS UMMI Bogor .
"Jaksa memang lawan kami dalam perkara, tapi Jaksa bukan musuh kami," ujar HRS saat membacakan duplik di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (17/6/2021). Baca juga: Tiba di PN Jaktim, Habib Rizieq Siapkan 70 Halaman Duplik Tanggapan Atas Replik JPU
Rizieq pun juga turut serta berterimakasih kepadaJPU yang telah berkali-kali mencambuk pihaknya untuk fokus dan serius melakukan perlawanan hukum di persidangan ini demi mendapatkan keadilan.
"Saya dan Penasihat Hukum dalam ruang sidang ini sering terlibat dalam perdebatan sengit dengan Jaksa, bahkan tidak jarang saling tuding dan saling bentak serta saling berteriak, apalagi dalam Dakwaan dan Eksepsi, serta Tuntutan dan Pledoi, hingga dalam Replik dan Duplik, kami saling serang dan saling menjatuhkan," katanya.
Bahkan, kata Rizieq, tidak jarang dirinya dan JPU saling melontarkan katakata bodoh, dungu, pandir, tidak berakal, tidak sopan, dangkal, ngawur, jahat, zalim, dan sebagainya, terhadap pendapat lawan.
"Jaksa memang lawan kami dalam perkara, tapi Jaksa bukan musuh kami," ujar HRS saat membacakan duplik di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (17/6/2021). Baca juga: Tiba di PN Jaktim, Habib Rizieq Siapkan 70 Halaman Duplik Tanggapan Atas Replik JPU
Rizieq pun juga turut serta berterimakasih kepadaJPU yang telah berkali-kali mencambuk pihaknya untuk fokus dan serius melakukan perlawanan hukum di persidangan ini demi mendapatkan keadilan.
"Saya dan Penasihat Hukum dalam ruang sidang ini sering terlibat dalam perdebatan sengit dengan Jaksa, bahkan tidak jarang saling tuding dan saling bentak serta saling berteriak, apalagi dalam Dakwaan dan Eksepsi, serta Tuntutan dan Pledoi, hingga dalam Replik dan Duplik, kami saling serang dan saling menjatuhkan," katanya.
Bahkan, kata Rizieq, tidak jarang dirinya dan JPU saling melontarkan katakata bodoh, dungu, pandir, tidak berakal, tidak sopan, dangkal, ngawur, jahat, zalim, dan sebagainya, terhadap pendapat lawan.
Lihat Juga :