Kapolri Setuju Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin Dibongkar, Begini Respons Wagub Ariza

Kamis, 17 Juni 2021 - 09:27 WIB
loading...
Kapolri Setuju Jalur...
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) angkat bicara soal Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menyepakati masukan dari Komisi III DPR soal jalur sepeda permanen di Sudirman-Thamrin dibongkar. Nantinya Polri akan mencari solusi formula yang tepat.

Menurut Ariza, terkaitjalur sepeda Pemprov DKI Jakarta membuat jalur sepeda dalam rangka memberikan kesempatan bagi pesepeda agar dapat memiliki jalur sendiri sehingga tidak terganggu dan tidak mengganggu pengguna moda transportasi lain, karena itu dibatasi dan diatur. Pihaknya juga berharap sepeda ini ke depannya tidak hanya menjadi alat olahraga dan rekreasi, tetapi alat trasportasi.

"Kemudian yang kedua, kita yang namanya Pemprov ini membuat regulasi tidak hanya untuk kepentingan sekelompok orang, tidak hanya untuk kepentingan sekelompok masyarakat, tidak hanya untuk kepentingan kelompok moda transprotasi, tetapi untuk kepentingan semua. Ada pedestrian, trotoar bagi pengguna jalan, buat bus way, ada kendataan pribadi, ada untuk kepentingan sepeda, motor dans sebagainya. Semua ada pengaturannya," kata Ariza di Jakarta, Kamis (17/6/2021).

Ariza mengatakan, perlu ada duduk bersama antara kepolisian dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk menindaklanjuti usulan anggota dewan itu. Baca juga: Kapolri Setuju Jalur Sepeda Permanen di Sudirman-Thamrin Dibongkar

"Kemudian Pak Kapolri menyampaikan setuju saja, tetapi nanti perlu akan didiskusikan dan dibahas. Pak Kapolri menyampaikan akan coba mengevalusi, mengkaji dan studi lihat di beberapa negara lainnya. Saya kira apa yang disampaikan Pak Kapolri betul, jadi sebelum kita memutuskan, kita juga perlu studi juga, perlu mendengarkan pendapat para pakar lainnya, perlu membuat kajian dan studi lainnya,” kata Ariza.

Terkait jalan yang diterapkan di Jakarta, kata dia, Pemprov melalui Dishub tidak bisa berdiri sendiri. Karena, perlu duduk bersama antara instansi untuk memutusakn hal ii.

“Karena diatur oleh dishub bersama Kakorlantas, seperti jalur uji coba road bike, itu kan diskusinya bersama dengan dinas terkait, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Bina Marga, termasuk juga dari Polri, dari Polda Metro, itu melalui kakorlantas. Itu contohnya, tidak pernah berdiri sendiri semua kebijakanya yang diambil Pak Gub, Pak Anies, itu pasti mendengarkan semua pihak, memperhatikan regulasi dan UU, aturan yang ada dan untuk kepentingan semua, bukan untuk kelas-kelas masyarakat," bebernya.

Politikus Partai Gerindra ini juga mendukung sikap Kapolri yang akan melakukan studi banding ke negara lain untuk melihat bagaimana jalur sepeda diterapkan. Harapannya, kebijakan terkait jalur sepeda mampu mengakomodasi kepentingan para pengguna jalan. Baca juga: Foto Sepinya Jalur Sepeda, Warganet: Jalur Khusus yang Berotak

"Bukan enggak ada kajiannya, maksudnya Pak Kapolri merespon permintaan dari anggota dewan, tentu Pak Kapolri mengerti, sangat bijak, kajian itu, permintaan itu direspons dengan cara Pak Kapolri nanti juga akan melakukan studi banding di negara-negara lainnya. Maksud dibanding bukan berarti ke negara lainnya, jangan salah, melihat bagaimana penerapan jalur sepeda di negara lain, melihat regulasinya, semua itu diperhintungkan," terangnya.



Menurut Ariza, Pemprov DKI dalam membuat kebijakan terlebih dahulu melakukan pengkajian. Meskipun masih ada segelintir orang yang tidak terima dengan kebijakan tersebut.

"Saya kira betul yang disampaikan Pak Kapolri. Kami sendiri ketika menerapkan itu bersama Kakorlantas, juga setelah mempelajari, mengkaji, diskusi dan sebagainya. Nah, sekarang ada keinginan dari teman-teman dewan untuk dibongkar, permintaan dari Ahmad Sahroni, sahabat saya, nanti kita akan pelajari kembali, kita akan lihat kembali. Semua kebijakan yang diambil tidak mungkin memuaskan semua pihak, makanya kebijakan diambil untuk kepentingan banyak orang, tidak ada kebijakan untuk semua orang, tetapi kebijakan untuk kepentingan banyak orang," sambung Ariza.

Sebelumnya diberitakan, Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo menyepakati masukan dari Komisi III DPR soal jalur sepeda permanen di Sudirman-Thamrin dibongkar. Nantinya Polri akan mencari solusi formula yang tepat.

“Prinsipnya terkait dengan jalur sepeda, kami akan terus mencari formula yang pas. Kami setuju masalah yang permanen itu dibongkar saja,” kata Sigit dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, Rabu 16 Juni 2021.

Menurut Sigit, untuk mencari formula yang tepat, pihaknya akan melakukan studi banding ke beberapa negara terdekat ihwal penerapan jalur khusus sepeda ini. “Kami akan studi banding ke beberapa negara dekat kita,” ujar Sigit.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Boni Hargens Lihat Polri...
Boni Hargens Lihat Polri Makin Humanis: Kunci Stabilitas Sosial Politik
Boni Hargens Apresiasi...
Boni Hargens Apresiasi Gagasan Resiprokalitas Kapolri
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Rekomendasi
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
Berita Terkini
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Infografis
Kisah Jalur KRL Jabodetabek,...
Kisah Jalur KRL Jabodetabek, Diawali Rute Tanjung Priok-Jatinegara Pada 1924
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved