Anji Beli Ganja melalui Website Khusus yang Bermarkas di Amerika Serikat
Rabu, 16 Juni 2021 - 16:41 WIB
loading...
Anji dihadirkan di hadapan media saat konferensi pers yang dipimpin Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo. Foto: MNC Portal/Dimas Choirul
A
A
A
JAKARTA - Musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji mengaku mendapatkan narkotika jenis ganja dengan cara membeli dari sebuah website. Anji memiliki id khusus untuk mengakses website tersebut.
"Menurut yang bersangkutan, ia mendapatkan barang tersebut dari situs yang berada di luar, yaitu website megamarijuanastore.com," ungkap Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo saat konferensi pers, Rabu (16/6/2021) sore.
Baca juga: Terkuak, Anji Konsumsi Ganja Sejak 9 Bulan Lalu
Ady mengatakan, situs tersebut diduga berada di wilayah Amerika Serikat. Anji dapat mengaksesnya karena telah memiliki akun identitas yang didapat dari seseorang yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh penyidik Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat.
"Dialah (DPO-) yang memiliki id, yang bersangkutan (Anji) tinggal memilih jenisnya. Nanti saudara bro yang memesan dan diserahkan kepada yang bersangkutan (Anji)," beber Ady.
Saat ini penyidik tengah bekerja sama dengan Direktorat Tindak Pidana Siber untuk mengungkap jaringan ataupun situs itu.
"Kalau di Indonesia itu (Situs) tidak legal. Situs ini kita duga bukan situs dalam negeri tapi di luar. Mungkin di Amerika Serikat," katanya.
"Menurut yang bersangkutan, ia mendapatkan barang tersebut dari situs yang berada di luar, yaitu website megamarijuanastore.com," ungkap Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo saat konferensi pers, Rabu (16/6/2021) sore.
Baca juga: Terkuak, Anji Konsumsi Ganja Sejak 9 Bulan Lalu
Ady mengatakan, situs tersebut diduga berada di wilayah Amerika Serikat. Anji dapat mengaksesnya karena telah memiliki akun identitas yang didapat dari seseorang yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh penyidik Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat.
"Dialah (DPO-) yang memiliki id, yang bersangkutan (Anji) tinggal memilih jenisnya. Nanti saudara bro yang memesan dan diserahkan kepada yang bersangkutan (Anji)," beber Ady.
Saat ini penyidik tengah bekerja sama dengan Direktorat Tindak Pidana Siber untuk mengungkap jaringan ataupun situs itu.
"Kalau di Indonesia itu (Situs) tidak legal. Situs ini kita duga bukan situs dalam negeri tapi di luar. Mungkin di Amerika Serikat," katanya.
Lihat Juga :