Pengamen Ondel-Ondel: Sunyi di Jakarta, Marak di Tepi Ibu Kota
Rabu, 16 Juni 2021 - 09:48 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya di Jalan Boulevard, namun juga sudut-sudut jalan lain. Terkadang bertiga, berempat, ada pula yang sekeluarga lebih dari lima orang. Mereka menyusuri jalan-jalan kota demi mendapatkan uluran cuan.
Bekasi bukan pula satu-satunya kota tempat pengamen semacam ini eksis. Sejumlah kota pinggiran Jakarta semacam Depok, Tangerang, Tangerang Selatan juga marak.
Bagio, misalnya. Pada Sabtu (12/6/2021) malam dia menyusuri Jalan Surya Kencana, Pamulang, Tangsel. Kaleng plastik bekas cat menghiasi tangannya.
Di antara berisik kendaraan yang merambat, dia tak lelah mengulurkan kaleng itu ke orang-orang yang ditemuinya. Kebanyakan mereka yang sedang menikmati makan di warung atau kafe, juga orang-orang mengantree street food.
Bagio juga tak sendiri. Dia menyebut nama Agus, temannya yang berperan menggotong ondel-ondel serta Baus (Usman) dan Minjo yang mendorong gerobak audio.Baca juga: Ondel-Ondel di Jalanan Jakarta, Antara Penertiban dan Pembiaran
Bagio mengaku tiap malam menyir Jalan Surya Kencana, Setia Budi dan sekitarnya. Dia mengaku hanya bekerja malam. Sementara saat siang, bekerja serabutan.
“Buat makan mas. Namanya juga punya anak istri,” kata dia sambil cepat-cepat berlalu usai menerima selembar Rp5.000.
Tersingkir dari Ibu Kota
Bekasi bukan pula satu-satunya kota tempat pengamen semacam ini eksis. Sejumlah kota pinggiran Jakarta semacam Depok, Tangerang, Tangerang Selatan juga marak.
Bagio, misalnya. Pada Sabtu (12/6/2021) malam dia menyusuri Jalan Surya Kencana, Pamulang, Tangsel. Kaleng plastik bekas cat menghiasi tangannya.
Di antara berisik kendaraan yang merambat, dia tak lelah mengulurkan kaleng itu ke orang-orang yang ditemuinya. Kebanyakan mereka yang sedang menikmati makan di warung atau kafe, juga orang-orang mengantree street food.
Bagio juga tak sendiri. Dia menyebut nama Agus, temannya yang berperan menggotong ondel-ondel serta Baus (Usman) dan Minjo yang mendorong gerobak audio.Baca juga: Ondel-Ondel di Jalanan Jakarta, Antara Penertiban dan Pembiaran
Bagio mengaku tiap malam menyir Jalan Surya Kencana, Setia Budi dan sekitarnya. Dia mengaku hanya bekerja malam. Sementara saat siang, bekerja serabutan.
“Buat makan mas. Namanya juga punya anak istri,” kata dia sambil cepat-cepat berlalu usai menerima selembar Rp5.000.
Tersingkir dari Ibu Kota
Lihat Juga :