Pengamen Ondel-Ondel: Sunyi di Jakarta, Marak di Tepi Ibu Kota
Rabu, 16 Juni 2021 - 09:48 WIB
loading...
Pengamen menggunakan ondel-ondel sedang menyusuri jalan raya. Foto/SINDOnews
A
A
A
BEKASI - Sinar lampu berpendar dari kafe dan warung-warung tenda di sepanjang Jalan Boulevard Raya, Grand Galaxy Park, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Minggu (13/6/2021) selepas Isya.
Siraman cahaya penerangan jalan umum kian menambah hidup detak suasana malam. Pengunjung, meski tak berjejal, berderet di bangku-bangku tempat makan itu. Lalu-lintas lumayan padat. Di antara deru knalpot kendaraan, mendadak suara cempreng melodi lagu Betawi memecah malam.
Suara itu datang dari piranti audio lawas yang ditanam pada gerobak kecil usang. Ilham, 17, mendorongnya menyisiri jalanan Boulevard. Kaus dan celana hitam ditambah songkok merah kian menguatkan tampilannya sebagai ‘Orang Betawi’.
Iang, begitu dia disapa, tak sendiri. Bersamanya menemani Putra (16) dan Hadi (10). Bertiga mereka mengais rezeki. Bila Ilham mendorong gerobak, Putra kebagian peran menjalankan ondel-ondel, sementara Hadi membawa kaleng bekas untuk menadah receh atau lembaran uang.
“Rutenya (mengamen) di Bantar Gebang, Jatiasih, Nusa Indah, Kemang Pratama," ujar Iang kepada iNews.id.Simak juga: Pemprov DKI Jakarta Larang Ngamen Gunakan Ondel-Ondel
Pengamen ondel-ondel, begitu orang menyebut mereka. Ilham dkk bukan satu-satunya kelompok pengamen bermodal ondel-ondel berjalan itu. Saban malam di Bekasi berseliweran kelompok serupa.
Siraman cahaya penerangan jalan umum kian menambah hidup detak suasana malam. Pengunjung, meski tak berjejal, berderet di bangku-bangku tempat makan itu. Lalu-lintas lumayan padat. Di antara deru knalpot kendaraan, mendadak suara cempreng melodi lagu Betawi memecah malam.
Suara itu datang dari piranti audio lawas yang ditanam pada gerobak kecil usang. Ilham, 17, mendorongnya menyisiri jalanan Boulevard. Kaus dan celana hitam ditambah songkok merah kian menguatkan tampilannya sebagai ‘Orang Betawi’.
Iang, begitu dia disapa, tak sendiri. Bersamanya menemani Putra (16) dan Hadi (10). Bertiga mereka mengais rezeki. Bila Ilham mendorong gerobak, Putra kebagian peran menjalankan ondel-ondel, sementara Hadi membawa kaleng bekas untuk menadah receh atau lembaran uang.
“Rutenya (mengamen) di Bantar Gebang, Jatiasih, Nusa Indah, Kemang Pratama," ujar Iang kepada iNews.id.Simak juga: Pemprov DKI Jakarta Larang Ngamen Gunakan Ondel-Ondel
Pengamen ondel-ondel, begitu orang menyebut mereka. Ilham dkk bukan satu-satunya kelompok pengamen bermodal ondel-ondel berjalan itu. Saban malam di Bekasi berseliweran kelompok serupa.
Lihat Juga :