Gegara Ayam Hilang, Pria di Gowa Parangi Sepupunya Sendiri
Selasa, 15 Juni 2021 - 13:44 WIB
loading...
Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan didampingi Kanit Reskrim Polsek Bontomarannu IPDA Arman memperlihatkan senjata tajam pelaku pemarangan di Gowa saat melakukan prescon. Foto: Istimewa
A
A
A
GOWA - Insiden pemarangan terjadi di Kecamaran Bontomarannu, pelaku berinisial AN (33) tega menganiaya sepupunya sendiri AK, (54) hanya karena seekor ayamnya hilang dan korban dituduh mencurinya.
Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan mengatakan, saat kejadian Minggu (13/6/2021), korban AK datang ke depan rumah AN sambil membawa jagung untuk makanan ayam.
Baca Juga: Sadis, Leher Anggita Nyaris Putus Ditebas Ayah Kandung dengan Parang
"Saat itu AK sempat berkata kasar yang mengesalkan pelaku, namun saat itu pelaku tidak melakukan tindakan apapun tapi pergi meninggalkan lokasi mencari sapi peliharaannya," ujarnya didampingi Kanit Reskrim Polsek Bontomarannu IPDA Arman saat menggelar jumpa pers di halaman kantor Polsek Bontomarannu, Selasa, (15/6/2021).
Sepulang mencari sapi, AN kembali ke rumah dan saat itu AN masih melihat AK berada di sekitar rumahnya. AN kembali keluar rumah membeli obat nyamuk dan pulang pukul 22.30 WITA dan melihat ayam miliknya hilang.
Karena AN menduga AK adalah pelakunya, lalu ia mencarinya dan menemukan korban sementara bermain kartu kartu di rumah warga.
"Pelaku saat itu memanggil korban dan bertanya terkait ayam miliknya yang telah hilang namun jawaban korban menyinggung perasaan dan mendorong pelaku," paparnya.
Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan mengatakan, saat kejadian Minggu (13/6/2021), korban AK datang ke depan rumah AN sambil membawa jagung untuk makanan ayam.
Baca Juga: Sadis, Leher Anggita Nyaris Putus Ditebas Ayah Kandung dengan Parang
"Saat itu AK sempat berkata kasar yang mengesalkan pelaku, namun saat itu pelaku tidak melakukan tindakan apapun tapi pergi meninggalkan lokasi mencari sapi peliharaannya," ujarnya didampingi Kanit Reskrim Polsek Bontomarannu IPDA Arman saat menggelar jumpa pers di halaman kantor Polsek Bontomarannu, Selasa, (15/6/2021).
Sepulang mencari sapi, AN kembali ke rumah dan saat itu AN masih melihat AK berada di sekitar rumahnya. AN kembali keluar rumah membeli obat nyamuk dan pulang pukul 22.30 WITA dan melihat ayam miliknya hilang.
Karena AN menduga AK adalah pelakunya, lalu ia mencarinya dan menemukan korban sementara bermain kartu kartu di rumah warga.
"Pelaku saat itu memanggil korban dan bertanya terkait ayam miliknya yang telah hilang namun jawaban korban menyinggung perasaan dan mendorong pelaku," paparnya.
Lihat Juga :