Sakit Hati Sering Dibully, Teman Kerja Dihabisi dengan Tusukan Pisau
Sabtu, 12 Juni 2021 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Ipda Rio Ardian menjelaksan, pelaku dan korban merupakan rekan kerja di PT Timberindo Interior. Pelaku bisa bekerja dan tinggal di mess berkat bantuan korban.
Pelaku usai melakukan pembunuhan pergi dengan hanya menggunakan sarung. Selang 2 jam usai aksinya pelaku diringkus anggota Opsnal Polsek Bengkong di sebuah warung tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). Polisi yang turun ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan menyegel lokasi kejadian.
Sementara itu, Tri, rekan korban yang membawa ke rumah sakit mengaku tidak mengetahui persis peristiwa penikaman tersebut. “Korban tiba-tiba berlari ke dalam perusahaan meminta tolong sambil memegang dadanya yang bersimbah darah,” katanya.
Karena panik, rekan-rekan korban langsung membawa korban kerumah sakit guna mendapat pertolongan. Tri mengaku tidak terlalu kenal dengan pelaku karena pelaku merupakan pekerja baru.
Untuk kepentingan penyidikan, jenazah Zulfan dibawa ke rumah sakit Otorita Batam untuk diautopsi.
Pelaku usai melakukan pembunuhan pergi dengan hanya menggunakan sarung. Selang 2 jam usai aksinya pelaku diringkus anggota Opsnal Polsek Bengkong di sebuah warung tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). Polisi yang turun ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan menyegel lokasi kejadian.
Sementara itu, Tri, rekan korban yang membawa ke rumah sakit mengaku tidak mengetahui persis peristiwa penikaman tersebut. “Korban tiba-tiba berlari ke dalam perusahaan meminta tolong sambil memegang dadanya yang bersimbah darah,” katanya.
Karena panik, rekan-rekan korban langsung membawa korban kerumah sakit guna mendapat pertolongan. Tri mengaku tidak terlalu kenal dengan pelaku karena pelaku merupakan pekerja baru.
Untuk kepentingan penyidikan, jenazah Zulfan dibawa ke rumah sakit Otorita Batam untuk diautopsi.
(shf)
Lihat Juga :