Gempa Bumi Bermagnitudo 5,0 Guncang Kepulauan Talaud, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sabtu, 12 Juni 2021 - 06:29 WIB
loading...
Gempa bumi bermagnitudo 5,0 mengguncang Kepulauan Talaud. Foto/BMKG
A
A
A
TALAUD - Gempa bumi bermagnitudo 5,0 mengguncang wilayah Kepulauan Talaud, Sabtu (12/6/2021) pukul 04:37:56 WIB. BMKG menyebutkan, gempa tektonik yang berpusat di tengah laut ini, tidak memicu terjadinya tsunami.
Baca juga: Gempa M5,7 di Bolaang Mongondow Selatan Akibat Aktivitas Subduksi Sangihe
"Hasil analisis BMKG menunjukkan, informasi awal gempa bumi ini berkekuatan M 5,0 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M 4,9. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6,05°LU; 126,3° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 220 km arah Barat Laut Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada kedalaman 105 km," urai Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno, Sabtu (12/6/2021).
Adapun jenis dan mekanisme gempa bumi dengan memperhatikan lokasi episenter, dan kedalaman hiposenternya, g empa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas Lempeng Filipina. "Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar (strike-slip fault)," tambahnya.
Baca juga: Mengaku Acara Yasinan, Wanita-wanita Seksi di Palangkaraya Ini Justru Asyik Joget Dangdut
Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini berpotensi dirasakan di daerah Miangas, dalam skala II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
Baca juga: Gempa M5,7 di Bolaang Mongondow Selatan Akibat Aktivitas Subduksi Sangihe
"Hasil analisis BMKG menunjukkan, informasi awal gempa bumi ini berkekuatan M 5,0 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M 4,9. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6,05°LU; 126,3° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 220 km arah Barat Laut Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada kedalaman 105 km," urai Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno, Sabtu (12/6/2021).
Adapun jenis dan mekanisme gempa bumi dengan memperhatikan lokasi episenter, dan kedalaman hiposenternya, g empa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas Lempeng Filipina. "Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar (strike-slip fault)," tambahnya.
Baca juga: Mengaku Acara Yasinan, Wanita-wanita Seksi di Palangkaraya Ini Justru Asyik Joget Dangdut
Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini berpotensi dirasakan di daerah Miangas, dalam skala II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
Lihat Juga :