Hambat Mobilitas Warga, Pemkot Jakbar Terjunkan Tim ke Jembatan Reyot di Kali Sekretaris

Jum'at, 11 Juni 2021 - 14:17 WIB
loading...
Hambat Mobilitas Warga,...
Wali kota Jakarta Barat Uus Kuswanto. Foto: MPI/Dimas Choirul
A A A
JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat telah mengirim tim untuk melakukan peninjauan ke jembatan reyot Kali Sekretaris, Rawa Timur, Kebon Jeruk.Demikian disampaikan oleh Wali kota Jakarta Barat Uus Kuswanto.

"Sudah dilakukan langkah-langlah oleh Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakbar, termasuk pak camat juga saya perintahkan untuk melihat. Sebenarnya jembatannya ada. Hanya warga ingin cepat akses dari satu kampung ke lain," kata Uus usai meninjau proses vaksinasi UMKM di Plaza Slipi Jaya, Jakarta Barat, Jumat (11/6/2021).

Uus menjelaskan, jembatan bambu tersebut merupakan akses tercepat warga kampung Rawa Barat dan timur untuk melakukan mobilitas. Oleh karenanya, warga gotong-royong membangun jembatan itu ala kadarnya agar tidak jalan terlalu jauh.

"Mau tidak mau kami dari Pemerintah berkewajiban untuk membantu apa yang menjadi harapan dan keinginan masyarakat," terang Uus. Baca juga: Sistem Online BTS Meal Ditutup, Antrean Kendaraan Mengular di McD Depan Kantor Wali Kota Jakbar

Uus mengatakan setelah melakukan cek lokasi jembatan kemarin, tim dari Sudin Bina Marga Jakarta Barat akan memperbaiki jembatan itu. Sekaligus menambah fasilitas penerangan untuk di malam hari.

"Sekarang sedang diperbaiki, kemarin sudah saya instruksikan sudah ditangani ya. Insya Allah sekarang sedang berproses," kata Uus.

Sebelumnya, Jembatan reyot kali sekretaris sempat viral di pemberitaan. Sebab, jembatan yang berada di balik apartemen megah itu kondisinya sangat mengkhawatirkan.

Betapa tidak, jembatan itu tidak mempunyai pengangan di sisi jembatan. Bahkan, kawat dan pakunya sudah mulai mengarat. Warga setempat hanya mengakalinya dengan seikat tali rafia. Baca juga: Tertipu Investasi Bodong, Warga Jelambar Jakbar Merugi Rp1 Miliar

Sudah 10 tahun warga disana berdamai dengan keadaan ini, Meski sempat direnovasi pada pertengahan 2018 lalu, namun keadaan jembatan yang terbuat dari bambu itu masih mengkhawatirkan.

Saat malam hari, jembatan setinggi kurang lebih tiga meter dari permukaan air kali ini tidak memiliki fasilitas penerangan. Tak kurang dari tiga korban pernah jatuh. Bahkan, pernah terjadi ibu hamil yang terjeblos kakinya saat melewati jembatan itu.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
OTT Pejabat Imigrasi...
OTT Pejabat Imigrasi Jakbar Terkait Pengurusan WNA
Rekomendasi
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved