Polda NTB Terapkan Tactical Floor Game Tangani Pandemi COVID-19
Kamis, 10 Juni 2021 - 21:34 WIB
loading...
A
A
A
Mantan Kadiv Humas Polri ini menerangkan metode TFG akan diimplementasikan pada seluruh aspek penanganan COVID-19. Antara lain pada manajemen rumah sakit, manajemen krisis di objek vital seperti bandara dan pelabuhan, hingga tempat wisata atau titik-titik yang berpotensi terjadinya kerumunan.
“Kita tidak pernah lelah untuk melakukan upaya-upaya penanggulangan COVID-19. kita semua ingin Provinsi NTB hadir sebagai perwujudan negara untuk seluruh masyarakat agar apabila hal-hal yang tidak diinginkan, terburuk sekalipun,” ujar Iqbal.
“Dengan konsep TFG ini kita ingin di Provinsi NTB siap pada semua aspek. Contoh manajemen rumah sakit sudah siap, ketersediaan tempat tidur sudah siap, kuantitas dan kualitas tabung oksigen, obat-obatan, ambulans dll sudah siap,” sambung dia.
Di bandara dan pelabuhan, tambah Iqbal, metode TFG diterapkan dengan bagaimana penerapan dan penegakan disiplin protokol kesehatan terlaksana dengan efektif. “Hotel-hotel dan tempat-tempat wisata juga mutlak harus siap mengantispasi sikon terburuk sekalipun,” tuturnya.
Mantan Wakapolda Jawa Timur ini bahkan menyampaikan metode TFG juga diterapkan untuk manajemen permakaman pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19. Bila semua aspek sudah term-manage dengan apik, Irjen Iqbal yakin semua pihak tak akan gagap melangkah dalam menangani COVID-19 manakala terjadi eskalasi.
“Bahkan manejemen lokasi kuburan juga harus sudah kita persiapkan. Jangan sampai saat terjadi ekskalasi kita masih memikirkan harus berbuat apa, tapi kita sudah harus langsung tahu tahapan-tahapan penanganannya,” tegas Kapolda.
“Kita tidak pernah lelah untuk melakukan upaya-upaya penanggulangan COVID-19. kita semua ingin Provinsi NTB hadir sebagai perwujudan negara untuk seluruh masyarakat agar apabila hal-hal yang tidak diinginkan, terburuk sekalipun,” ujar Iqbal.
“Dengan konsep TFG ini kita ingin di Provinsi NTB siap pada semua aspek. Contoh manajemen rumah sakit sudah siap, ketersediaan tempat tidur sudah siap, kuantitas dan kualitas tabung oksigen, obat-obatan, ambulans dll sudah siap,” sambung dia.
Di bandara dan pelabuhan, tambah Iqbal, metode TFG diterapkan dengan bagaimana penerapan dan penegakan disiplin protokol kesehatan terlaksana dengan efektif. “Hotel-hotel dan tempat-tempat wisata juga mutlak harus siap mengantispasi sikon terburuk sekalipun,” tuturnya.
Mantan Wakapolda Jawa Timur ini bahkan menyampaikan metode TFG juga diterapkan untuk manajemen permakaman pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19. Bila semua aspek sudah term-manage dengan apik, Irjen Iqbal yakin semua pihak tak akan gagap melangkah dalam menangani COVID-19 manakala terjadi eskalasi.
“Bahkan manejemen lokasi kuburan juga harus sudah kita persiapkan. Jangan sampai saat terjadi ekskalasi kita masih memikirkan harus berbuat apa, tapi kita sudah harus langsung tahu tahapan-tahapan penanganannya,” tegas Kapolda.
Lihat Juga :