Ribuan Cacing Muncul Serentak, Ini Analisis Pakar Lingkungan UNS

Senin, 20 April 2020 - 13:49 WIB
loading...
A A A
"Jadi sementara ini yang terkuat adalah karena musim transisi, kondisi tanah panas dan kelembaban berkurang. Sehingga cacing mencari kenyamanan," katanya.

Fenomena yang dikaitkan dengan gempa, lanjutnya, dinilai masih terlalu dini jika hanya cacing. Beda halnya jika kemudian ada hewan tanah lainnya juga keluar, seperti orong-orong, dan lipan. Ketika dikaitkan dengan fenomena letusan Gunung Merapi yang beberapa kali terjadi, dirinya sedikit lebih sepakat. Namun bukan berarti, justikasi yang terkuat adalah itu meski ada relasinya.

Sebab ada penelitian yang menyebut cacing paling sensitif terhadap getaran. Sensifitas cacing dipicu oleh gelombang elektromagnetik frekuensi rendah. Karena cacing memiliki daya sensitifnya yang tinggi, sehingga bisa saja hal itu sebagai bentuk respons terhadap getaran.

Prabang meminta agar cacing yang keluar dari tanah tidak dibunuh. Mereka memiliki adaptasi dan mencari ruang baru untuk kenyamanan. Selain itu, cacing juga memiliki fungsi untuk menyuburkan tanah. Dosen Ilmu Lingkungan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) UNS Solo ini berharap masyarakat tidak panik mengingat saat ini tengah wabah corona. Sehingga diharapkan tetap mengedepankan analisis berbasis data.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Awan Pelangi...
Fenomena Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol, BMKG: Berkaitan dengan Optik Atmosfer
Gerhana Bulan Total...
Gerhana Bulan Total Hari Ini, Catat Waktunya!
Puncak Gerhana Bulan...
Puncak Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Dimulai Pukul 18.03 WIB, Bisa Diamati secara Langsung!
Pakar ITB: Longsor Cisarua...
Pakar ITB: Longsor Cisarua Bandung Barat Akibat Faktor Alamiah dan Manusia yang Kompleks
Waspadai Ancaman Banjir...
Waspadai Ancaman Banjir Rob 17 November hingga 3 Desember 2025, Ini Daftar Daerah Terdampak!
Salju Gunung Bromo Bikin...
Salju Gunung Bromo Bikin Penasaran, Ini Penampakannya
10 Jurusan Paling Diminati...
10 Jurusan Paling Diminati di SNBT 2026 Didominasi D3 dan D4, K3 UNS Teratas
Mahasiswa UNS Antre...
Mahasiswa UNS Antre Coba Simulasi Reporter Televisi di iNews Campus Connect 2026
UNS Apresiasi iNews...
UNS Apresiasi iNews Campus Connect 2026, Mahasiswa Diajak Melek Industri Media
Rekomendasi
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Berita Terkini
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved