Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Dalam 100 Hari Kerja Raih WTP, Bobby Nasution Dinilai Mampu Artikulasikan Kelebihannya

loading...
Dalam 100 Hari Kerja Raih WTP, Bobby Nasution Dinilai Mampu Artikulasikan Kelebihannya
Pemerintah Kota (Pemko) Medan berhasil mendapatkan predikat membanggakan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Utara yakni Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Medan Anggaran 2020.
MEDAN - Pemerintah Kota (Pemko) Medan berhasil mendapatkan predikat membanggakan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Utara yakni Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Medan Anggaran 2020. Keberhasilan ini merupakan capaian yang diraih Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution memasuki 100 hari kerjanya sejak dilantik menjadi orang nomor 1 di Pemko Medan.

Sebelumnya, selama bertahun-tahun, Pemko Medan hanya berhasil mendapatkan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atas LKPD yang disampaikan. Namun, sejak di bawah kepemimpinan Bobby Nasution, LKPD terus diperbaiki sehingga sesuai dengan standar akuntansi pemerintah, efektivitas penilaian internal, kecukupan pengungkapan informasi dan kepatuhan pada peraturan perundang-undangan.

Atas keberhasilan ini, Bobby Nasution pun menyampaikan ucapan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, berkat kerja keras dan komitmen kita semua, Pemko Medan berhasil mendapatkan predikat opini WTP LHP atas LKPD dari BPK RI Perwakilan Sumut. Tentunya ini merupakan sebuah prestasi yang luar biasa,” kata Bobby Nasution saat menerima LHP LKPD di Kantor BPK RI Perwakilan Sumut, beberapa hari lalu.

Meski demikian, ungkap dia, masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki, sehingga laporan keuangan (LK) yang dihasilkan transparan dan akuntabel sesuai saran yang direkomendasikan. Untuk itu, Ia akan terus mendorong seluruh OPD di lingkungan Pemko Medan untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan dan sistematik.



Di samping itu, Bobby juga mengatakan, Pemko Medan akan melaksanakan semua rekomendasi yang disarankan BPK sehingga LK akan menjadi lebih baik ke depannya dan semua perbaikan yang telah dan akan dilaksanakan akan disesuaikan dengan rencana aksi (action plan) yang telah diprogramkan.

Untuk mewujudkan hal itu, suami Kahiyang Ayu ini sangat mengharapkan dukungan penuh BPK RI Perwakilan Sumut. “Kami mengharapkan BPK terus melakukan pendampingan agar LK Pemko Medan senantiasa transparan dan akuntabel sesuai dengan standar akutansi pemerintah (SAP) serta peraturan yang berlaku,” katanya.

Bobby Nasution juga mengingatkan kepada seluruh jajaran Pemko Medan tidak cepat puas dengan keberhasilan ini, justru harus harus dijadikan sebagai motivasi untuk lebih meningkatkan kinerja lagi ke depannya. Sebab, Bobby Nasution menjadikan keberhasilan meraih predikat opini WTP menjadi target yang harus dipenuhi sehingga Pemko Medan kembali mendapatkan predikat yang membanggakan tersebut.

Keberhasilan Booby Nasution membawa Pemko Medan meraih predikat opini WTP LHP atas LKPD dari BPK RI Perwakilan Sumut, dinilai Teddy Firman Supardi, SIP. dari Spire Research and Consulting Jakarta, sebagai sinyal yang bagus bahwasanya kepemimpinan Bobby Nasution telah berhasil mengartikulasikan semua kelebihan yang ada pada dirinya. Apalagi, beberapa wali kota sebelumnya tercitrakan tersangkut kasus korupsi.

“Jadi, Bobby Nasution punya beban yang berat untuk bisa mengartikulasikan sumber daya yang ada dalam dirinya. Kalau bisa dikatakan, apa yang telah dilakukan Bobby bisa dikatakan berhasil. Di samping itu juga, Bobby Nasution ingin menjawab ekspektasi publik yang berharap sangat besar terhadap dirinya,”ucap Teddy.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top