Peserta Asal Kabupaten Luwu Juara 1 Tilawah Anak di STQH Sidrap
Selasa, 08 Juni 2021 - 16:54 WIB
loading...
Muhammad Imran, peserta Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) ke-XXXII berhasil juara pada kategori tilawah anak-anak putra. Foto: Dinas Kominfo Luwu
A
A
A
LUWU - Muhammad Imran Zulkarnain, perwakilanKabupaten Luwu berhasil menjadi juara 1 lomba tilawahtingkat anak-anak putra di Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) ke-XXXII di Kabupaten Sidrap.
Imran Zulkarnain juara setelah mengalahkanperwakilan Kabupaten Bone, Alam Mubarak yang keluar sebagai juara dua dan Ahmad Azzura Masyuri, perwakilan Kota Makassar di posisi ketiga.
Baca juga:Bupati Luwu Siapkan Lahan untuk Kantor Kodim di Lebani
Sayangnya prestasi Muhammad Imran tidak dapat diikuti 13 peserta lain dari Kabupaten Luwu untuk melaju ke partai final.
Berdasarkan aturan, 3 peserta dengan nilai tertinggi berhak masuk ke babak final untuk kembali berlomba memperebutkan juara I, II dan III. Sementara peserta yang memiliki poin tertinggi ke-4, 5 dan 6 secara otomatis menjadi juara harapan I, II dan III.
Peserta Kabupaten Luwu yang berlomba pada cabang tilawah anak-anak putri, Wafiq Azkia Mukhtamar, meraih juara harapan II dan Nur Aini, peserta lomba 100 hadis putri, meraih juara harapan III.
Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Luwu, Sukardi Yusuf selaku pendamping kafilah Kabupaten Luwu mengatakan, para peserta telah menampilkan kemampuan terbaiknya di ajang ini. "Alhamdulillah, adik-adik telah berusaha semaksimal mungkin untuk menampilkan kemampuan terbaiknya," ujarnya.
Baca juga:Pemkab Luwu Dorong Peningkatan Kualitas Pengelolaan Keuangan
"Insyaallah, hasil STQH Sidrap tahun ini akan kita evaluasi untuk melakukan persiapan yang lebih matang menghadapi ajang MTQ tahun depan yang akan dilaksanakan di Kabupaten Bone," lanjutnya.
Dengan raihan tersebut, Kabupaten Luwu menempati posisi 8 atau masuk dalam 10 besar STQH ke-XXXII di Kabupaten Sidrap.
Acara penutupan STQH XXXII dilaksanakan di halaman Masjid Agung Kabupaten Sidrap, Senin 7 Juni malam. Penutupan dilakukan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman , didampingi Bupati Sidrap, Dollah Mando.
Baca juga:Pemkot Palopo dan Pemkab Luwu Sosialisasi Fungsi PPID
Bupati Sidrap, Dollah Mando mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut serta di kegiatan ini
Menurutnya, membaca, menghayati dan mengamalkan ajaran Alquran itu dalam kehidupan sehari-hari harusnya dipandang sebagai kebutuhan bagi setiap muslim.
Oleh karena itu, dia berharap STQH ini dapat menambah wawasan penghayatan dan cinta terhadap Alquran dan hadis.
"Tidak berhenti sampai di sini masalah itu keterlibatan dan tanggung jawab seluruh komponen dan jajaran pemerintah agar menggelar kegiatan seperti ini supaya dapat memberi pengaruh positif dan dilaksanakan secara nyata dalam pengembangan kehidupan khususnya masyarakat Sulawesi Selatan," katanya.
Baca juga:OPD Pemkab Luwu Bantu Korban Kebakaran di Ponrang Selatan
Dirinya mengingatkan yang menang maupun yang belum, agar semangat berusaha untuk meraih penghargaan tidak menggeser niat ikhlas untuk meningkatkan syiar Alquran dan membudayakannya dalam kehidupan.
"Tilawatil Quran dan hadis ini menjadi momentum terbaik bagi kita semuanya sebagai salah satu instrumen untuk menghadirkan syiar Islam dan juga pembentukan karakter akhlak juga bagaimana menuju masyarakat madani di Sulawesi Selatan," harapnya.
Imran Zulkarnain juara setelah mengalahkanperwakilan Kabupaten Bone, Alam Mubarak yang keluar sebagai juara dua dan Ahmad Azzura Masyuri, perwakilan Kota Makassar di posisi ketiga.
Baca juga:Bupati Luwu Siapkan Lahan untuk Kantor Kodim di Lebani
Sayangnya prestasi Muhammad Imran tidak dapat diikuti 13 peserta lain dari Kabupaten Luwu untuk melaju ke partai final.
Berdasarkan aturan, 3 peserta dengan nilai tertinggi berhak masuk ke babak final untuk kembali berlomba memperebutkan juara I, II dan III. Sementara peserta yang memiliki poin tertinggi ke-4, 5 dan 6 secara otomatis menjadi juara harapan I, II dan III.
Peserta Kabupaten Luwu yang berlomba pada cabang tilawah anak-anak putri, Wafiq Azkia Mukhtamar, meraih juara harapan II dan Nur Aini, peserta lomba 100 hadis putri, meraih juara harapan III.
Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Luwu, Sukardi Yusuf selaku pendamping kafilah Kabupaten Luwu mengatakan, para peserta telah menampilkan kemampuan terbaiknya di ajang ini. "Alhamdulillah, adik-adik telah berusaha semaksimal mungkin untuk menampilkan kemampuan terbaiknya," ujarnya.
Baca juga:Pemkab Luwu Dorong Peningkatan Kualitas Pengelolaan Keuangan
"Insyaallah, hasil STQH Sidrap tahun ini akan kita evaluasi untuk melakukan persiapan yang lebih matang menghadapi ajang MTQ tahun depan yang akan dilaksanakan di Kabupaten Bone," lanjutnya.
Dengan raihan tersebut, Kabupaten Luwu menempati posisi 8 atau masuk dalam 10 besar STQH ke-XXXII di Kabupaten Sidrap.
Acara penutupan STQH XXXII dilaksanakan di halaman Masjid Agung Kabupaten Sidrap, Senin 7 Juni malam. Penutupan dilakukan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman , didampingi Bupati Sidrap, Dollah Mando.
Baca juga:Pemkot Palopo dan Pemkab Luwu Sosialisasi Fungsi PPID
Bupati Sidrap, Dollah Mando mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut serta di kegiatan ini
Menurutnya, membaca, menghayati dan mengamalkan ajaran Alquran itu dalam kehidupan sehari-hari harusnya dipandang sebagai kebutuhan bagi setiap muslim.
Oleh karena itu, dia berharap STQH ini dapat menambah wawasan penghayatan dan cinta terhadap Alquran dan hadis.
"Tidak berhenti sampai di sini masalah itu keterlibatan dan tanggung jawab seluruh komponen dan jajaran pemerintah agar menggelar kegiatan seperti ini supaya dapat memberi pengaruh positif dan dilaksanakan secara nyata dalam pengembangan kehidupan khususnya masyarakat Sulawesi Selatan," katanya.
Baca juga:OPD Pemkab Luwu Bantu Korban Kebakaran di Ponrang Selatan
Dirinya mengingatkan yang menang maupun yang belum, agar semangat berusaha untuk meraih penghargaan tidak menggeser niat ikhlas untuk meningkatkan syiar Alquran dan membudayakannya dalam kehidupan.
"Tilawatil Quran dan hadis ini menjadi momentum terbaik bagi kita semuanya sebagai salah satu instrumen untuk menghadirkan syiar Islam dan juga pembentukan karakter akhlak juga bagaimana menuju masyarakat madani di Sulawesi Selatan," harapnya.
(luq)