Pelabuhan Ekspor Internasional Bakal Dibangun di Bantaeng

Selasa, 08 Juni 2021 - 14:17 WIB
loading...
Pelabuhan Ekspor Internasional...
Penandatanganan MoU untuk pembangunan Pelabuhan Ekspor Internasional di Kabupaten Bantaeng. Foto: Istimewa
A A A
BANTAENG - Pelabuhan Ekspor Internasional akan dibangun di Kabupaten Bantaeng dengan investasi Rp3 Triliun, untuk menggaet investor asing.

Itu diketahui setelah Pemerintah Korea melalui perusahaan Eunhadan Co, ltd, menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bantaeng untuk pembangunan pelabuhan ekspor tersebut di Grand Melia Hotel, Jakarta, (8/06/2021).

Baca Juga: Pemkab Bantaeng Dapat Penghargaan dari Badan Ketahanan Pangan

"Ini adalah kerja sama investasi G to G (government to government) antara Pemerintah Korea dengan Bantaeng . Pemerintah Korea menunjuk Eunhadan Co, Ltd sedangkan pemerintah Kabupaten menunjuk PT Bantaeng Sinergi Cemerlang (Perseroda),” kata Direktur PT Basic, Tony Pahlevy.

Perjanjian Kerja sama itu dilakukan bersama dengan CEO Eunhadan Co,. Ltd, YUN Jaeseong dan Division Directur Uenhadan Co,. ltd, KIM Seonghun bersama dengan Direktur PT Basic, Tony Pahlevy dan disaksikan oleh Bupati Bantaeng Ilham Azikin.

Dia mengatakan, bangunan pelabuhan ekspor internasional ini masuk dalam proyek strategis nasional. Nilai investasi dari pelabuhan ekspor ini mencapai Rp3 Triliun.

”Ini akan menjadi hub internasional. Tetapi untuk tahap pertama, kita persiapkan untuk tenant-tenant yang ada di Kawasan Industri Bantaeng," jelas dia.

Tony menambahkan, sebagai tindak lanjut perjanjian kerja sama ini, Eunhadan Co,. ltd akan melakukan kunjungan di Bantaeng pada Kamis, 10 Juni 2021. Kunjungan ini dilakukan untuk melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah pimpinan OPD di Bantaeng .

"Kami akan memulai kegiatan ini dengan melakukan kunjungan kerja bersama pihak Eunhadan," kata dia.

Baca Juga: Pembayaran Gaji 13 ASN Lingkup Pemkab Bantaeng Tunggu SPM

Selanjutnya, kata dia, Pemkab Bantaeng bersama Eunhadan akan melakukan persiapan sejumlah dokumen untuk memulai pembangunan itu. Salah satunya adalah Feasibility Study (FS) untuk kawasan itu.

”Dokumen-dokumen ini adalah syarat yang dibutuhkan sebelum pembangunan. Butuh waktu 8 sampai 12 bulan untuk pembuatannya. Memang agak lama, tetapi kita sudah memulainya," jelas dia.

Tony menambahkan, Korea melirik Bantaeng karena menganggap daerah ini adalah salah satu titik strategis untuk pembangunan pelabuhan ekspor internasional. Letaknya yang strategis, bisa mengakses banyak wilayah tujuan ekspor internasional.

Baca Juga: Lengkapi Fasilitas Air Terjun Bissappu, Pemkab Bantaeng Siapkan Rp2 Miliar

Bupati Bantaeng Ilham Azikin mengatakan, keberadaan pelabuhan internasional ini akan mendorong percepatan kawasan industri di Bantaeng. Dia berharap, pelabuhan ini dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat Bantaeng dengan menambah jumlah tenaga kerja lokal di Bantaeng. Ilham Azikin mengaku, berharap pembangunan pelabuhan ekspor ini bisa tuntas sehingga masyarakat Bantaeng bisa merasakan manfaatnya. "Kita harapkan proyek strategis ini bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Bantaeng," jelas dia.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Kapal Ferry Banyak Kosong...
Kapal Ferry Banyak Kosong saat Mudik, Gapasdap Soroti Kebijakan SKB
Di Peringatan HPN 2026...
Di Peringatan HPN 2026 Pelindo Tegaskan Peran Strategis Pelabuhan Banten dalam Sistem Logistik Nasional
Wagub Sulut Apresiasi...
Wagub Sulut Apresiasi Bea Cukai Sulbagtara Amankan 1 Ton Barang Ilegal
Optimalisasi Operasional...
Optimalisasi Operasional Pelabuhan Tanjung Priok dengan Alat Pemindai Peti Kemas
Gelar Rakercab 2025,...
Gelar Rakercab 2025, Serikat Pekerja JAI Perkuat Sinergi dengan Pelindo
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Budaya K3L di Layanan Pelabuhan
Tingkatkan Kapasitas...
Tingkatkan Kapasitas Bongkar Muat, Pelabuhan Pelindo Tambah QCC
Rekomendasi
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
Selamat Tahun Baru Islam...
Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, Berikut Keutamaan Muharram
Jerman Unggul atas Curacao...
Jerman Unggul atas Curacao 3-1 di Babak Pertama, Tim Debutan Sempat Bikin Kejutan
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved