Kasus Aktif Covid-19 di Bekasi Kembali Menggila, Wali Kota: Jangan Kendorkan Prokes
Selasa, 08 Juni 2021 - 11:41 WIB
loading...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyebut angka kasus aktif Covid-19 diwilayahnya mengalami kenaikan yang cukup tinggi pasca Lebaran. Angka rasio pekan ini naik menjadi 0,74 persen dari pekan lalu yang berada di 0,71 persen.
Untuk itu, masyarakat Bekasi diminta untuk terus mengetatkan protokol kesehatan . ”Angka kasus aktif Covid-19 mengalami kenaikan, dimana angka tersebut berada di 0,74 persen sebagaimana data yang masuk melalui rekapitulasi komite penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi,” ujar Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Selasa(8/6/2021).
Namun, angka kesembuhan berada di angka 97,97 persen, kemudian untuk angka kematian berada di angka 1,26 persen.
Baca juga: 24 Warga Terpapar Covid-19 Usai Hadiri Pesta Nikah, Perum Villa Mutiara Gading Bekasi Lockdown Mikro
”Meski angka kasus aktif kita naik, angka kesembuhan kita pun juga turut mengalami kenaikan yang signifikan yakni berada di angka 97,97 persen, yang dimana pada Minggu lalu kita berada diangka 97,95 persen,” ungkapnya.
Menurut dia, naiknya angka kasus Covid-19 itu karena adanya pergerakan masyarakat pascapembatasan liburan Lebaran yang berisiko meningkatkan kasus baru.
”Pergerakan kasus masih terjadi, lalu masih banyak pula aktivitas masyarakat yang melakukan perjalanan kembali dari luar kota,” jelasnya.
Untuk itu, masyarakat Bekasi diminta untuk terus mengetatkan protokol kesehatan . ”Angka kasus aktif Covid-19 mengalami kenaikan, dimana angka tersebut berada di 0,74 persen sebagaimana data yang masuk melalui rekapitulasi komite penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi,” ujar Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Selasa(8/6/2021).
Namun, angka kesembuhan berada di angka 97,97 persen, kemudian untuk angka kematian berada di angka 1,26 persen.
Baca juga: 24 Warga Terpapar Covid-19 Usai Hadiri Pesta Nikah, Perum Villa Mutiara Gading Bekasi Lockdown Mikro
”Meski angka kasus aktif kita naik, angka kesembuhan kita pun juga turut mengalami kenaikan yang signifikan yakni berada di angka 97,97 persen, yang dimana pada Minggu lalu kita berada diangka 97,95 persen,” ungkapnya.
Menurut dia, naiknya angka kasus Covid-19 itu karena adanya pergerakan masyarakat pascapembatasan liburan Lebaran yang berisiko meningkatkan kasus baru.
”Pergerakan kasus masih terjadi, lalu masih banyak pula aktivitas masyarakat yang melakukan perjalanan kembali dari luar kota,” jelasnya.
Lihat Juga :