PPDB DKI Akan Selalu Jadi Polemik karena Faktor Daya Tampung Sekolah Negeri

Senin, 07 Juni 2021 - 19:08 WIB
loading...
PPDB DKI Akan Selalu...
DPRD DKI Jakarta menyatakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan selalu menjadi polemik dari tahun ke tahun. Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
JAKARTA - DPRD DKI Jakarta menyatakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan selalu menjadi polemik dari tahun ke tahun. Salah satu penyebabnya yakni daya tampung sekolah negeri di Jakarta.

Wakil Ketua DPRD DKI, Zita Anjani mengatakan, dalam mewujudkan pemerataan pendidikan di Jakarta dibutuhkan sikap Gotong Royong. Selama ini permasalahan PPDB DKI yakni soal daya tampung.

"Karena PPDB sebaik apapun sistemnya akan terus menjadi polemik dari tahun ke tahun. Kenapa? Karena permasalahan utamanya adalah daya tampung sekolah yang tidak cukup khususnya sekolah negeri," kata Zita dalam Webinar bertajuk Transparansi dan Partisipasi Publik Penerimaan Peserta Didik Baru 2021/2022, Senin (7/6/2021).

Menurut dia, dibandingkan dengan peminatnya yang begitu banyak, daya tampung di sekolah negeri tidak sesuai. Baca: Bermasalah, Pemprov DKI Resmi Hentikan Pengajuan Akun PPDB 2021

Berdasarkan data statistik, dari Sistem Data Nilai Raport (SIDANIRA) di tahun ini jumlah sisiwa lulus SD sebanyak 128.000. Sedangkan daya tampung SMP Negeri hanya yaitu, 71.000 bangku. Ini saja sudah cukup memakan waktu untuk melakukan pemilahan terhadap siswa.

Untuk di tingkat SMP diprediksi yang lulus sebanyak 118.000. Sedangkan daya tampung SMA tidak sampai setengahnya hanya dikisaran 50.000. "Jadi sangat sedikit. Ini perlu jadi bahan diskusi panjang dan menurut saya ini agenda bersama untuk mendorong agar jumlah sekolah negeri diperluas cakupannya sehingga lebih banyak anak DKI yang bisa bersekolah secara gratis," tutupnya.

"Karena itu amanat Undang-Undang dan cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa, kita harus dorong dari DPRD DKI, dari organisasi masyarakat dan semuanya mendorong ini sehingga banyak anak sekolah dengan gratis di sekolah negeri dengan kualitas baik dan juga akses terbuka untuk siapapun," ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
KJP Plus Tahap 1 2026...
KJP Plus Tahap 1 2026 Sudah Cair, Cek Rincian Dana yang Diterima Siswa
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Rekomendasi
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved