Ibu Paruh Baya Tewas Ditebas Parang oleh Anak Kandung
Senin, 20 April 2020 - 12:33 WIB
loading...
Anggota kepolisian memasang garis polisi dan melakukan olah TKP kasus pembunuhan di Kampung Tofoy, Distrik Sumuri, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat. Foto/iNews/chanry andrew suripaty
A
A
A
PAPUA - Seorang ibu Yakomina Inanosa (61) meregang nyawa di depan halaman rumahnya setelah disabet sebilah parang oleh anak kandungnya sendiri, Alex Inanosa,37.
Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Mathias Krey mengatakan, peristiwa pembunuhan ini terjadi di kampung Tofoy Distrik Sumuri Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Minggu (19/4/2020).
Menurut Krey, pihak kepolisian dari Pospol Sumuri, Polres Bintuni, sebelumnya mendapatkan laporan dari warga setempat adanya kejadian pembunuhan yang dilakukan oleh seorang pemuda terhadap ibu kandungnya sendiri.
"Pada hari Minggu, 19 April 2020 sekitar pukul 12.30 WIT anggota Pospol Sumuri menerima laporan dari seorang warga, bahwa pelaku yang merupakan anak kandung telah menganiaya ibu kandungnya dengan menggunakan sebilah parang,"ungkap Krey.
(BACA JUGA: Nyabu di Gubuk Ladang Sawit Pria Paruh Baya Ditangkap Polisi)
Atas laporan tersebut anggota Pospol mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mendapati korban dalam posisi tergeletak menyamping kiri dengan luka sabetan di bagian leher hingga nyaris terputus, dan 2 luka di bagian tangan kiri. "Selanjutnya atas permintaan keluarga korban dibawa ke Puskesmas Tofoi untuk dilakukan penanganan medis lebih lanjut."ujar Krey.
Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Mathias Krey mengatakan, peristiwa pembunuhan ini terjadi di kampung Tofoy Distrik Sumuri Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Minggu (19/4/2020).
Menurut Krey, pihak kepolisian dari Pospol Sumuri, Polres Bintuni, sebelumnya mendapatkan laporan dari warga setempat adanya kejadian pembunuhan yang dilakukan oleh seorang pemuda terhadap ibu kandungnya sendiri.
"Pada hari Minggu, 19 April 2020 sekitar pukul 12.30 WIT anggota Pospol Sumuri menerima laporan dari seorang warga, bahwa pelaku yang merupakan anak kandung telah menganiaya ibu kandungnya dengan menggunakan sebilah parang,"ungkap Krey.
(BACA JUGA: Nyabu di Gubuk Ladang Sawit Pria Paruh Baya Ditangkap Polisi)
Atas laporan tersebut anggota Pospol mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mendapati korban dalam posisi tergeletak menyamping kiri dengan luka sabetan di bagian leher hingga nyaris terputus, dan 2 luka di bagian tangan kiri. "Selanjutnya atas permintaan keluarga korban dibawa ke Puskesmas Tofoi untuk dilakukan penanganan medis lebih lanjut."ujar Krey.
Lihat Juga :