Tebing Proyek Double Track Bogor-Sukabumi Milik PT KAI Longsor, 7 Orang Luka-luka
Jum'at, 04 Juni 2021 - 13:36 WIB
loading...
A
A
A
"Untuk penyebab, pertama ini disebabkan oleh curah hujan tinggi. Kedua, disebabkan ada beberapa saluran air yang tersumbat oleh sisa bongkaran rumah warga yang terdampak proyek double trek PT KAI Bogor-Sukabumi," kata Heri.
Dia menjelaskan untuk proyek double trek memang belum dimulai, tapi kita sudah koordinasi dengan pihak pelaksana proyek, mereka juga bersedia untuk merapihkan lokasi longsor ini. "Kepada korban yang terkena dampak akan ada disewakan rumah untuk relokasi sementara," tuturnya.
Warga sekitar, Nandar mengatakan, kejadian tersebut terjadi ketika korban Jumani, tengah memperbaiki saluran air di samping rumahnya yang mampet. Lokasi rumah Jumani berada persis di bawah tebing lahan PT KAI. Kejafian longsor disebutnya sudah tigakali terjadi.
"Jadi pas agak lancar korban itu ke samping rumah, tiba-tiba itu tebingnya longsor. Korban sempat tertimpa longsoran, posisinya dia di luar rumah. Korban sempat tertimbun longsor sampai leher, terus bareng-bareng warga dievakuasi. Dibawa ke rumah sakit, sekarang masih belum pulang," kata Nandar.
Dia menjelaskan untuk proyek double trek memang belum dimulai, tapi kita sudah koordinasi dengan pihak pelaksana proyek, mereka juga bersedia untuk merapihkan lokasi longsor ini. "Kepada korban yang terkena dampak akan ada disewakan rumah untuk relokasi sementara," tuturnya.
Warga sekitar, Nandar mengatakan, kejadian tersebut terjadi ketika korban Jumani, tengah memperbaiki saluran air di samping rumahnya yang mampet. Lokasi rumah Jumani berada persis di bawah tebing lahan PT KAI. Kejafian longsor disebutnya sudah tigakali terjadi.
"Jadi pas agak lancar korban itu ke samping rumah, tiba-tiba itu tebingnya longsor. Korban sempat tertimpa longsoran, posisinya dia di luar rumah. Korban sempat tertimbun longsor sampai leher, terus bareng-bareng warga dievakuasi. Dibawa ke rumah sakit, sekarang masih belum pulang," kata Nandar.
(hab)
Lihat Juga :