Waspada Banjir, Warga Bekasi Diminta Tak Terpaku Lagi Musim Kemarau dan Hujan

Jum'at, 04 Juni 2021 - 09:08 WIB
loading...
Waspada Banjir, Warga...
BPBD Kabupaten Bekasi mencatat 21 dari 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi masuk wilayah rawan banjir.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
BEKASI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat 21 dari 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi masuk wilayah rawan banjir . Warga pun diminta waspada, terlebih hujan deras yang terus mengguyur di berbagai daerah sepekan terakhir.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln mengimbau warga tidak lagi terpaku pada musim hujan maupun kemarau. Karena peralihan iklim dan cuaca, hujan kini bisa datang setiap saat.”Biasanya kan Mei-Juni itu dihadapkan musim kemarau tapi kok masalahnya sekarang, beberapa kali di hari terakhir, ini turun hujan,” kata Lincoln kepada wartawan Jumat (4/6/2021).

Sehingga, kata dia, pemerintah setempat mengimbau warga tidak lagi terpaku rutinitas tahun, bulan ini kemarau, bulan ini hujan. Namun, masyarakat Bekasi diminta untuk harus siap dengan kondisi seperti ini.

”Jadi saat ada hujan deras, masyarakat mulai waspada apalagi yang bermukim di wilayah bantaran sungai,” ujarnya. Baca: Usai Lebaran, Kabupaten Bekasi Masih Zona Oranye Covid-19

Henri mencontohkan, akibat hujan lebat yang turun sejak beberapa hari terakhir telah mengakibatkan banjir di dua titik yakni Kali Ulu Cikarang Utara dan Kedungwaringin. Kendati tidak sampai mengenangi rumah warga, kondisi ini harus tetap diwaspadai.

Bukan tidak mungkin jika hujan dengan intensitas tinggi membuat banjir besar kembali merendam Kabupaten Bekasi. ”Untuk itu, karena ada perubahan cuaca dan iklim, kita semua harus waspada. Kemarin di Kali Ulu dan Kedungwaringin sudah sampai satu lutut, beruntung banjir menggenang sesaat, setelah itu surut lagi,” ungkapnya.

Banjir besar yang terjadi awal tahun lalu membuat jumlah wilayah rawan bencana di Kabupaten Bekasi meningkat dari semula 20 kini menjadi 21 kecamatan.”Memang ada peningkaan daerah rawan, jadi total ada 21 dari 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi dengan total 157 titik,” jelasnya.

Seperti diketahui, Februari-Maret lalu banjir besar melanda Kabupaten Bekasi dengan tinggi muka air mencapai lebih dari dua meter. Terparah terjadi di Pebayuran lantaran tanggul di hilir Citarum jebol sehingga merendam ribuan rumah warga.

Lebih dari itu, puluhan ribu warga pun terpaksa mengungsi. Sedangkan hanya dua yang tingkat kerawanannnya banjirnya rendah yaitu Bojongmangu dan Cibarusah. Kendati tingkat kerawanan banjir rendah, bukan berarti kedua daerah itu bebas bencana. Bojongmangu merupakan daerah dataran tinggi sehingga rawam terjadi longsor.

Sedangkan Cibarusah hampir setiap tahun dilanda bencana kekeringan karena sulit menemukan mata air. Untuk meminimalkan dampak bencana, pihaknya tengah menambah delapan desa tanggap bencana (Destana). Pembentukan Destana ini untuk mengantisipasi bencana alam di wilayah tersebut.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rumah Katon Bagaskara...
Rumah Katon Bagaskara Terendam Banjir, Desak Pramono Anung Bertindak
Meksiko Akan Tenggelam...
Meksiko Akan Tenggelam Lebih Cepat Dibanding Negara Lain di Dunia
Banjir Landa Kampung...
Banjir Landa Kampung Jati Jakarta Timur di Hari Kedua Lebaran
Rekomendasi
Istana Sebut Konser...
Istana Sebut Konser EXO di Indonesia Jadi Bukti Kepercayaan Dunia Masih Kuat
Pecahkan Rekor Piala...
Pecahkan Rekor Piala Dunia, Gol Bersejarah Lionel Messi Tuai Perdebatan
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
Berita Terkini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved