Menag Batalkan Haji 2021, 1.600 Calhaj Depok Gagal Berangkat ke Tanah Suci
Kamis, 03 Juni 2021 - 21:03 WIB
loading...
A
A
A
"Ini merupakan jamaah haji tahun 2020 yang kemarin gagal berangkat juga," kata Asnawi. Baca juga: Pelaksanaan Ibadah Haji untuk Tahun 2021 Batal Digelar
Dari jumlah tersebut diakui memang ada beberapa diantaranya yang terpaksa menarik kembali uangnya. Keputusan tahun 2020 biaya ONH sebesar Rp 35 juta. Jika dana tersebur ditarik semua oleh calon jemaah artinya dia membatalkan untuk berangkat haji. Namun jika yang ditarik hanya biaya tambahan pelunasan saja sebesar Rp 10juta maka tidak otomatis dibatalkan.
"Tapi kalau diambil hanya uang tambahan saja untuk pelunasan itu dari pokok, kan pokoknya Rp 25juta waktu dia mendaftar, kalau yang Rp 10juta diambil itu boleh diambil tapi dia tidak membatalkan pelaksanaan hajinya," tambahnya.
Asnawi mendoakan agar kondisi ini cepat baik kembali sehingga para calon jemaah pun bisa berangkat ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji. Untuk itu kata dia perlu kerjasama bersama agar tetap menjaga protokol kesehatan 5M.
"Pesan saya tetap sabar karena memang ini semata bukan kehendak kita, dan bukan negara kita saja tetapi juga negara seluruh dunia karena Covid-19. Kemudian juga tetap menjaga kesehatan dan terus melaksanakan bimbingan manasik haji," katanya.
Dari jumlah tersebut diakui memang ada beberapa diantaranya yang terpaksa menarik kembali uangnya. Keputusan tahun 2020 biaya ONH sebesar Rp 35 juta. Jika dana tersebur ditarik semua oleh calon jemaah artinya dia membatalkan untuk berangkat haji. Namun jika yang ditarik hanya biaya tambahan pelunasan saja sebesar Rp 10juta maka tidak otomatis dibatalkan.
"Tapi kalau diambil hanya uang tambahan saja untuk pelunasan itu dari pokok, kan pokoknya Rp 25juta waktu dia mendaftar, kalau yang Rp 10juta diambil itu boleh diambil tapi dia tidak membatalkan pelaksanaan hajinya," tambahnya.
Asnawi mendoakan agar kondisi ini cepat baik kembali sehingga para calon jemaah pun bisa berangkat ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji. Untuk itu kata dia perlu kerjasama bersama agar tetap menjaga protokol kesehatan 5M.
"Pesan saya tetap sabar karena memang ini semata bukan kehendak kita, dan bukan negara kita saja tetapi juga negara seluruh dunia karena Covid-19. Kemudian juga tetap menjaga kesehatan dan terus melaksanakan bimbingan manasik haji," katanya.
(mhd)
Lihat Juga :