Sidang Lanjutan Karaoke Venesia, LC Bisa Diajak Berhubungan Badan
Kamis, 03 Juni 2021 - 20:02 WIB
loading...
Salah seorang terdakwa TPPO Venesia menjalani sidang di PN Tangerang. Foto: SINDOnews/Hasan Kurniawan
A
A
A
TANGERANG - Sidang perkara Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO) Karaoke Venesia , BSD City, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), berlanjut.
Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ini, menghadirkan petugas Mabes Polri, Daniel. Dihadapan majelis, anggota kepolisian itu mengatakan, Venesia menyiapkan pekerja seks komersial (PSK) .
"Ada dua kategori pemandu lagu atau Ladies Companion (LC) yang bekerja di Venesia, yakni model dan standar," kata Daniel di Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (3/6/2021). Baca juga: Belasan Kimono, Alat Kontrasepsi, dan Kwitansi Hotel Disita dari Karaoke Venesia Serpong
Para pemandu lagu itu, kata Daniel, bisa dibawa ke Hotel Venesia dan diajak berhubungan badan. Transaksi seksual ini, dilakukan secara sistematis, memakai manajemen yang sangat rapi.
"Standarnya harga per voucher Rp1,1 juta. Sedang untuk yang kategori model per vouchernya bisa Rp1,3 juta. Jadi, para pelanggan di room itu dihitung tarifnya per satu voucher," terangnya.
Dilanjutkan dia, para LC di Venesia juga ada yang memakai kimono. Untuk membooking LC dengan seragam ala gadis Jepang ini, pelanggan harus mengeluarkan sedikitnya dua voucher. Baca juga: Sah! Pemkot Tangsel Cabut Izin Karaoke dan Spa Venesia
Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ini, menghadirkan petugas Mabes Polri, Daniel. Dihadapan majelis, anggota kepolisian itu mengatakan, Venesia menyiapkan pekerja seks komersial (PSK) .
"Ada dua kategori pemandu lagu atau Ladies Companion (LC) yang bekerja di Venesia, yakni model dan standar," kata Daniel di Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (3/6/2021). Baca juga: Belasan Kimono, Alat Kontrasepsi, dan Kwitansi Hotel Disita dari Karaoke Venesia Serpong
Para pemandu lagu itu, kata Daniel, bisa dibawa ke Hotel Venesia dan diajak berhubungan badan. Transaksi seksual ini, dilakukan secara sistematis, memakai manajemen yang sangat rapi.
"Standarnya harga per voucher Rp1,1 juta. Sedang untuk yang kategori model per vouchernya bisa Rp1,3 juta. Jadi, para pelanggan di room itu dihitung tarifnya per satu voucher," terangnya.
Dilanjutkan dia, para LC di Venesia juga ada yang memakai kimono. Untuk membooking LC dengan seragam ala gadis Jepang ini, pelanggan harus mengeluarkan sedikitnya dua voucher. Baca juga: Sah! Pemkot Tangsel Cabut Izin Karaoke dan Spa Venesia
Lihat Juga :