Masa Tugas Satgas Nemangkawi di Tanah Papua Diperpanjang hingga 6 Bulan ke Depan

Kamis, 03 Juni 2021 - 10:34 WIB
loading...
Masa Tugas Satgas Nemangkawi...
Markas Besar Polri memperpanjang masa tugas Satgas Operasi Nemangkawi di tanah Papua hingga enam bulan ke depan. Perpanjangan masa tugas Satgas Operasi Nemangkawi tersebut terhitung mulai 1 Juni 2021. Foto Satgas Nemangkawi
A A A
JAYAPURA - Markas Besar Polri memperpanjang masa tugas Satgas Operasi Nemangkawi di tanah Papua hingga enam bulan ke depan. Perpanjangan masa tugas Satgas Operasi Nemangkawi tersebut terhitung mulai 1 Juni 2021.

"Satgas Nemangkawi diperpanjang masa tugasnya hingga enam bulan ke depan terhitung mulai 1 Juni 2021," ujar Asisten Operasional (Asops) Kapolri Irjen Pol Imam Sugianto di Jakarta, Rabu (2/6/2021) seperti dikutip dari Antara.

Namun dalam penambahan waktu ini tanpa ada perubahan tugas maupun jumlah kekuatan personel yang dilibatkan.

Baca : 2 Senjata SS1 yang Dirampas KKB usai Membunuh Briptu Mario Sanoy Berhasil Disita Pasukan TNI-Polri


Imam mengatakan, pelabelan terorisme pada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tidak memengaruhi strategi pengejaran Satgas Nemangkawi. Hingga saat ini, satgas masih dalam kendali pimpinan Kapolda Papua dan Pangdam Cendrawasih. "Sementara tidak ada. Hanya kodal (komando dan pengendalian) dialihkan ke Kapolda Papua dan Pangdam Papua," kata Imam.

Dia menambahkan, tidak dilakukan penambahan personel. Saat ini kekuatan personel masih dirasa cukup untuk mengejar anggota KKB yang terbagi tujuh kelompok dengan pimpinan berbeda. “Tidak ada penambahan personel," ucapnya.

Markas Besar Polri memperpanjang masa tugas Satgas Operasi Nemangkawi di tanah Papua hingga enam bulan ke depan. Perpanjangan masa tugas Satgas Operasi Nemangkawi tersebut terhitung mulai 1 Juni 2021.

"Satgas Nemangkawi diperpanjang masa tugasnya hingga enam bulan ke depan terhitung mulai 1 Juni 2021," ujar Asisten Operasional (Asops) Kapolri Irjen Pol Imam Sugianto di Jakarta, Rabu (2/6/2021) seperti dikutip dari Antara.

Namun dalam penambahan waktu ini tanpa ada perubahan tugas maupun jumlah kekuatan personel yang dilibatkan.

Baca : Soliditas TNI-Polri Menjaga Tanah Papua dalam Satgas Nemangkawi

Imam mengatakan, pelabelan terorisme pada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tidak memengaruhi strategi pengejaran Satgas Nemangkawi. Hingga saat ini, satgas masih dalam kendali pimpinan Kapolda Papua dan Pangdam Cendrawasih. "Sementara tidak ada. Hanya kodal (komando dan pengendalian) dialihkan ke Kapolda Papua dan Pangdam Papua," kata Imam.

Dia menambahkan, tidak dilakukan penambahan personel. Saat ini kekuatan personel masih dirasa cukup untuk mengejar anggota KKB yang terbagi tujuh kelompok dengan pimpinan berbeda. “Tidak ada penambahan personel," ucapnya.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
12 Rumah hingga Gereja...
12 Rumah hingga Gereja Rusak Akibat Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Ini Identitas Korban...
Ini Identitas Korban Tewas dan Hilang Akibat Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
Ukraina Bisa Miliki...
Ukraina Bisa Miliki Senjata Nuklir dalam Beberapa Bulan ke Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved