Tangis Bahagia Pecah di Batang, Kiromal Katibin Gemparkan Dunia Lewat Panjat Tebing
Selasa, 01 Juni 2021 - 11:47 WIB
loading...
Ibu atlet panjat tebing Kiromal Katibin, Santi bangga atas prestasi yang diraih putranya diajang internasional. Foto/iNews TV/Suryono Sukarno
A
A
A
BATANG - Kebahagiaan dan kebanggaan dirasakan Santi. Warga Kelurahan Kauman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah ini, sampai menitikkan air mata kebahagiaan, usai putra tersangayngnya, Kiromal Katibin berhasil meraih prestasi di Amerika Serikat.
Baca juga: FPTI: Veddriq Leonardo dan Kiromal Katibin adalah Super Sub di Pelatnas
Atlet panjat tebing berusia 20 tahun tersebut, mampu meraih medali perak di laga final kejuaran panjat dinding internasional di Amerika Serikat. "Prestasinya sangat membanggakan bagi kami semua," ujar Santi.
Sebelum menjadi atlet nasional, Kiromal Katibin selama ini berlatih di mess atlet panjat tebing di dekat rumahnya di dampingi ibu dan juga teman serta pelatih. Santi berharap, agar anak keduanya ini bisa terus mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Baca juga: Hajar Maling Motor Hingga Nyawanya Melayang, 12 Orang di Tanah Jawa Diborgol
Di tempat berlatih dekat rumahnya, terpajang ratusan medali juga piala yang diraih dari kejuaran regional, nasional juga internasional. Setiap hari, Kiromal Katibin rajin berlatih bersama puluhan atlet lainnya.
"Latihannya tak mengenal lelah. Pagi, siang, sore, kadang malam hari masih terus berlatih dengan tekun dan semangat. Semoga dia terus berprestasi untuk mengharumkan nama Indonesia," tuturnya.
Baca juga: Nyalakan Tanda Bahaya, Kasus COVID-19 di Madiun Melambung Tinggi
Santi menyebutkan, anak keduanya ini sejak kecil menyukai dunia panjat tebing . Pada awalnya berlatih sendiri, dan kemudian dilatih oleh pelatih profesional hingga prestasinya terus naik.
Pelatih Kiromal Katibin, DKW Yusnita menyebutkan, atlet binaanya tersebut sudah seperti anak sendiri. "Pola pelatihannya, selama ini dengan kekeluargaan dan diarahkan agar mencapai prestasi terbaik," tuturnya.
Baca juga: Ditemukan Setengah Telanjang dan Penuh Luka, Janda Nuraini Mengalami Kekerasan Seksual?
Di Kabupaten Batang, ada sekitar 25 atlet panjat tebing dan selama ini sering menjuarai berbagai lomba di tingkak daerah, nasional bahkan internasional. Seluruh atlet berlatih di bawah bimbingan pelatih profesional, dan dipantau dengan baik agar prestasinya bagus.
Baca juga: FPTI: Veddriq Leonardo dan Kiromal Katibin adalah Super Sub di Pelatnas
Atlet panjat tebing berusia 20 tahun tersebut, mampu meraih medali perak di laga final kejuaran panjat dinding internasional di Amerika Serikat. "Prestasinya sangat membanggakan bagi kami semua," ujar Santi.
Sebelum menjadi atlet nasional, Kiromal Katibin selama ini berlatih di mess atlet panjat tebing di dekat rumahnya di dampingi ibu dan juga teman serta pelatih. Santi berharap, agar anak keduanya ini bisa terus mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Baca juga: Hajar Maling Motor Hingga Nyawanya Melayang, 12 Orang di Tanah Jawa Diborgol
Di tempat berlatih dekat rumahnya, terpajang ratusan medali juga piala yang diraih dari kejuaran regional, nasional juga internasional. Setiap hari, Kiromal Katibin rajin berlatih bersama puluhan atlet lainnya.
"Latihannya tak mengenal lelah. Pagi, siang, sore, kadang malam hari masih terus berlatih dengan tekun dan semangat. Semoga dia terus berprestasi untuk mengharumkan nama Indonesia," tuturnya.
Baca juga: Nyalakan Tanda Bahaya, Kasus COVID-19 di Madiun Melambung Tinggi
Santi menyebutkan, anak keduanya ini sejak kecil menyukai dunia panjat tebing . Pada awalnya berlatih sendiri, dan kemudian dilatih oleh pelatih profesional hingga prestasinya terus naik.
Pelatih Kiromal Katibin, DKW Yusnita menyebutkan, atlet binaanya tersebut sudah seperti anak sendiri. "Pola pelatihannya, selama ini dengan kekeluargaan dan diarahkan agar mencapai prestasi terbaik," tuturnya.
Baca juga: Ditemukan Setengah Telanjang dan Penuh Luka, Janda Nuraini Mengalami Kekerasan Seksual?
Di Kabupaten Batang, ada sekitar 25 atlet panjat tebing dan selama ini sering menjuarai berbagai lomba di tingkak daerah, nasional bahkan internasional. Seluruh atlet berlatih di bawah bimbingan pelatih profesional, dan dipantau dengan baik agar prestasinya bagus.
(eyt)
Lihat Juga :