Usai Kasus Pecel Lele, Kini Muncul Tarif Parkir Rp20 Ribu di Yogya

Senin, 31 Mei 2021 - 22:50 WIB
loading...
Usai Kasus Pecel Lele,...
Setelah kasus pecel lele dengan harga Rp 37 ribu di Jalan perwakilan, kini muncul tarif parkir yang kembali dikeluhkan di Yogyakarta. (Ist)
A A A
YOGYAKARTA - Publik saat ini benar benar menyoroti Kota Yogyakarta. Setelah kasus pecel lele dengan harga Rp 37 ribu di Jalan perwakilan, kini muncul tarif parkir yang kembali dikeluhkan.

Keluhan tarif parkir ini muncul di grup facebook Info Cegatan Jogja ( ICJ). Salah satu akun anggota Rena Deska Phisio. Dalam postingannya, dia menceritakan kejadian pada Minggu (30/5/2021) malam. Saat itu dia mengaku menemui saudaranya di titik 0 km.

Dirinya mengaju kaget setelah nelihat karcis parkir yang harus dibayarnya. Dalan karcis yang juga disposting berwarna merah muda itu teerera Rp20 ribu. Hal ini diperparah dengan tulisan barang hilang atau rusak ditanggung pemilik.

Kontan saja postingan iti kembali viral dengan jumlah komentar yang mencapai 15.365 komentar hingga malam ini. Banyak kritikan mulai dari merusak citra Yogya, kemudian pecel lele Rp.37 ribu, parkir Rp 20 ribu yang murah di Yogya hanya UMR.

Amggita Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta Baharudin Kamba mengatakan, tarif main pukul atau istilah jawanya nuthuk tarif parkir seakan tidak ada efek jeranya.

Padahal, sudah sering dilakukan penertiban, pembinaan oleh petugas Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja dan Saber Pungli dari Polresta Yogyakarta.

"Beberapa waktu lalu dua petugas parkir atau jukir yang menarik tarif tidak sesuai ketentuan di Jalan Kebun Raya (Timur Kebun Binatang Gembira Loka) dijatuhi vonis denda masing-masing sebesar Rp 500 ribu di Pengadilan Negeri Kota Yogyakarta. Baru saja selesai juga kasus dugaan 'nuthuk' harga pecel lele sebesar Rp 37 ribu di Jalan Perwakilan Kota Yogyakarta. Yang sempat viral di media sosial. Kini muncul lagi kasus 'nuthuk' yang dapat mencoreng citra Kota Yogyakarta sebagai kota tujuan wisata," terangnya kepada wartawan Senin(31/5/2021). Baca: Sempat Ditutup, Gubernur Aktifkan Kembali RS Martha Friska Jadi Rujukan Utama COVID-19.

Dengan hal ini Forpi Kota Yogyakarta mendorong pelaku 'nuthuk' untuk dibawa ke pengadilan agar diproses hukum melalui sidang tindak pidana ringan (Tipiring). Harapannya, kata dia, ada pemaksimalan pidana denda maupun kurungan yang dijatuhkan oleh hakim sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Yogyakarta Nomor 2 tahun 2019 tentang Perparkiran. "Kalau melihat perda semestinya tarif parkir di Kota Yogyakarta adalah Rp5 ribu untuk mobil Rp 2 ribu untuk motor," ulasnya.

Bahar tidak ingin, kasus "nuthuk' parkir dan maupun 'nuthuk' harga di kawasan wisata khususnya di Kota Yogyakarta ini ibarat "lepas kepala pegang buntut". "Harus disikapi serius semua harus ditata. Jika dibiarkan akan mencoreng citra Yogyakarta. Jangan sampai Yogyakarta berhati nyaman hilang dan tinggal slogan saja," pungkasnya. Baca Juga: Sering Mabuk Lem Aibon, Pemuda di Empat Lawang Gorok Leher Sendiri.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Rayakan HUT ke-4, Next...
Rayakan HUT ke-4, Next Hotel Yogyakarta Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Eurasia Clinic Hair...
Eurasia Clinic Hair Transplant Siap Jadi Klinik Nomor 1 di Indonesia
Wali Kota Jakpus Janji...
Wali Kota Jakpus Janji Tindak Tegas Parkir Liar di Pasar Senen hingga Tanah Abang
Masjid Jogokariyan Bagikan...
Masjid Jogokariyan Bagikan 3.800 Takjil Setiap Hari selama Ramadan 2026, Menu Opor Ayam hingga Tongseng
Sindir Polemik Ijazah,...
Sindir Polemik Ijazah, Rocky Gerung: Tut Wuri Malsuin Ijazah
Karaton Ngayogyakarta...
Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat Perkuat Promosi Budaya dan Pariwisata Yogyakarta di Pasar Global
Buntut Kasus Daycare...
Buntut Kasus Daycare di Yogyakarta, DPR Desak Pemda Evaluasi Izin Seluruh Tempat Titip Anak
Kekerasan Daycare di...
Kekerasan Daycare di Yogyakarta, Selly PDIP: Tragedi Kegagalan Sistem Perlindungan Anak
Rekomendasi
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Berita Terkini
Aksi Demo di Gedung...
Aksi Demo di Gedung DPR, Puluhan Mahasiswa Terlibat Aksi Dorong dengan Polisi
Biaya Operasional Tinggi,...
Biaya Operasional Tinggi, Gapasdap Minta Pemerintah Naikkan Tarif Angkutan Penyeberangan
Polda Metro Jaya: 3.588...
Polda Metro Jaya: 3.588 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo di DPR RI
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Polda Metro Jaya Larang...
Polda Metro Jaya Larang Massa Demo Mahasiwa Masuk Jalur VIP Presiden Jerman
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Infografis
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved