Kesedihan Pedagang, Ketika Masjid Istiqlal Tidak Gelar Salat Idul Fitri
Minggu, 24 Mei 2020 - 10:26 WIB
loading...
A
A
A
Hal serupa juga dirasakan, Hardi (60), warga asal Ngawi, Jawa Timur ini adalah pengemis yang biasa mencari rupiah di Masjid Istiqal pada setiap Lebaran. "Saya biasanya di sini sejak malam takbiran sampai hari kedua Lebaran," kata hardi di samping masjid yang berseberangan dengan Lapangan Banteng.
Pada Idul Fitri tahun lalu, Hardi mengaku bisa mendapatkan uang sampai satu juta dalam hitungan setengah hari. Namun untuk Lebaran tahun ini karena tidak adanya Salat Id, dirinya hanya mendapat uang dari warga yang melintas untuk makan saja. "Yah sekarang cuma dapat Rp30.000, beda dari yang kemarin (Lebaran tahun lalu)," katanya.
Meskipun saat ini ada aturan PSBB, dimana tidak diperbolehkan untuk keluar rumah. Hardi mengaku nekat untuk tetap bertahan di samping masjid sambil menunggu belas kasihan warga. (Baca juga: Salat Id di Masjid Al Huda Sleman: Pakai Masker, Tanpa Salaman )
"Mau bagaimana lagi, pulang kampung sulit, saya tidak punya rumah tinggal juga di sini. Ya sudah, lebih baik tunggu belas kasihan warga sajalah," pungkasnya.
Pada Idul Fitri tahun lalu, Hardi mengaku bisa mendapatkan uang sampai satu juta dalam hitungan setengah hari. Namun untuk Lebaran tahun ini karena tidak adanya Salat Id, dirinya hanya mendapat uang dari warga yang melintas untuk makan saja. "Yah sekarang cuma dapat Rp30.000, beda dari yang kemarin (Lebaran tahun lalu)," katanya.
Meskipun saat ini ada aturan PSBB, dimana tidak diperbolehkan untuk keluar rumah. Hardi mengaku nekat untuk tetap bertahan di samping masjid sambil menunggu belas kasihan warga. (Baca juga: Salat Id di Masjid Al Huda Sleman: Pakai Masker, Tanpa Salaman )
"Mau bagaimana lagi, pulang kampung sulit, saya tidak punya rumah tinggal juga di sini. Ya sudah, lebih baik tunggu belas kasihan warga sajalah," pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :