Anggota DPRD Kota Makassar Abdul Wahid Ajak Warga Kelola Sampah

Minggu, 30 Mei 2021 - 13:09 WIB
loading...
Anggota DPRD Kota Makassar...
Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Sampah, di Hotel Dalton, Minggu (30/5/2021). Foto: Vivi Riski Indriani
A A A
MAKASSAR - Anggota DPRD Kota Makassar , Abdul Wahid meminta warga atau masyarakat agar lebih pandai dalam mengelola sampah. Hal itu dia tegaskan saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Sampah, di Hotel Dalton , Minggu (30/5/2021).

Menurut dia, tingkat kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah di Kota Makassar masih minim. Padahal jika dikelola dengan baik, kata dia, sampah masyarakat yang hendak dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) bisa bermanfaat dan bernilai ekonomis.

"Ini yang perlu menjadi kesadaran buat masyarakat, pemerintah juga harus rutin melakukan edukasi supaya masyarakat paham tentang pengelolaan sampah . Mana sampah yang bernilai ekonomis, dan mana yang betul-betul sampah," kata Wahid.

Baca Juga: Petugas Kuras Sampah di Got, Warganet Minta Mindset Ntar Juga Ada yang Bersihin Dibuang Jauh

Legislator PPP itu mengatakan masyarakat sudah seharusnya ikut andil dalam penanganan sampah. Salah satunya dengan memilah sampah yang hendak dibuang ke TPA. Apalagi kondisi TPA saat ini cukup memprihatinkan, lahan yang ada tidak mampu menampung sampah yang dibuang masyarakat atau overload. Butuh tambahan lahan.

"Saya pikir ini yang mesti ada edukasi secara terus-menerus supaya ada kesadaran masyarakat. Jadi sampah yang dibuang ke TPA itu betul-betul sampah sudah tidak bisa lagi dikelola," ungkap dia.

Sedangkan sampah yang memiliki nilai ekonomis bisa dijual di Bank Sampah. Terlebih Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar sudah menyiapkan anggaran untuk membeli sampah hasil pilahan masyarakat. Sehingga jangan lagi ada sampah yang masih memiliki nilai tapi dibuang ke TPA.

"Kita minta bank-bank sampah yang ada di RT/RW, kelurahan itu diaktifkan kembali. Seandainya, masyarakat sadar lebih awal, kita mungkin tidak mesti repot-repot di TPA. Jadi yang terbuang tidak lagi ada nilai ekonominya," ucap Wahid.

Baca Juga: Olah Sampah Masyarakat Supaya Bermanfaat dengan Sistem Eco Enzyme

Pada kesempatan itu, turut hadir Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar , Iskandar dan Camat Tamalanrea Kaharuddin Bakti sebagai pemateri. Kata Iskandar, keberadaan Bank Sampah cukup membantu perekonomian masyarakat. Sebab, hasil pilahan sampah bisa dijual di Bank Sampah. Bisa juga, sampah tukar beras ataupun sembako lainnya.

"Dulu, tiap tahun kita anggarkan Rp2 miliar untuk membeli sampah masyarakat. Tapi 2020, anggaran kita direfokusing karena Covid-19 sehingga cuma Rp300 juta. Itu pun setelah dikelola, kita bisa dapat, Rp1,5 miliar," ujar Iskandar.

Artinya, masyarakat tidak boleh memandang sampah hanya sekadar barang yang tidak memiliki nilai. Sebab ada puluhan jenis sampah yang bisa dipilah dan bisa menghasilkan rupiah. Sehingga beberapa bentuk kegiatan pengelolaan sampah di masyarakat perlu untuk diaktifkan kembali.

"Saya mau kita bicara bahwa ini (sampah) ada nilanya, sampah basah ada nilainya dan sampah kering ada nilainya. Kalau semua sampah ada nilainya, berarti tinggal sedikit sampah yang kita buang ke TPA," papar dia.

Baca Juga: Pakar Teknik Kimia ITB Ini Ciptakan Teknologi Pengelolaan Sampah Organik
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
11 Orang Ditetapkan...
11 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran dan Penjarahan Gedung DPRD Makassar dan Sulsel
Deretan Bangkai Mobil...
Deretan Bangkai Mobil di Halaman Gedung DPRD Makassar setelah Diamuk Massa
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah...
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar
50 Anggota DPRD Makassar...
50 Anggota DPRD Makassar Resmi Dilantik, 26 Wajah Baru
Jadi Pemateri Sosialsasi...
Jadi Pemateri Sosialsasi Perda, Humas UNM Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Resmikan Rumah Ngaji...
Resmikan Rumah Ngaji Rappokaling, Begini Harapan Ketua DPRD Makassar
Wali Kota Makassar dan...
Wali Kota Makassar dan Ketua DPRD Hadir di Magical Toraja
Rekomendasi
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Berita Terkini
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved