Warga Aceh Ditampar Satpol PP, Sulthan Alfaraby Minta Kasatpol Evaluasi Anggota
Jum'at, 28 Mei 2021 - 10:40 WIB
loading...
Oknum anggota Satpol PP Kota Sabang, Provinsi Aceh viral usai menampar seorang pengendara motor. Foto SINDOnews
A
A
A
BANDA ACEH - Oknum anggota Satpol PP Kota Sabang, Provinsi Aceh viral usai menampar seorang pengendara motor. Walaupun permasalahan ini telah berujung damai, tapi oknum Satpol PP itu harus dikenakan sanksi.
Sebelumnya beredar video di media sosial yang memperlihatkan beberapa anggota Satpol PP yang berdiri dekat dengan seorang warga yang mengendarai motor. Warga tersebut terlihat menggunakan helm dan tak mengenakan masker. Baca juga: Pemindahan Pedagang Pasar di Aceh Ricuh, Petugas Satpol PP Dipukul Mundur
Oknum Satpol PP terlihat sedang berkomunikasi kepada warga dan menepuk-nepuk tangan warga tersebut. Warga itu pun sempat mengangkat tangan kanan dan menepis tangan oknum Satpol PP itu.
Tiba-tiba oknum Satpol PP yang ditepis tangannya itu menampar warga. Beberapa anggota Satpol PP lain pun terlihat melerai perselisihan tersebut. Keduanya juga sempat terlibat cekcok.
Menanggapi hal tersebut, mahasiswa Aceh, Sulthan Alfaraby merasa menyesal atas kejadian tersebut dan telah meminta kepada Kasatpol PP dan WH Aceh untuk mengevaluasi anggota agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
"Kasatpol PP dan WH Aceh sudah semestinya mengevaluasi secara ketat kepada seluruh anggota. Baik kelayakan secara fisik maupun psikologis. Sekiranya jika ada yang belum layak untuk turun ke lapangan maka jangan diturunkan. Jangan sampai kejadian tampar-menampar. Satpol PP itu harus jadi panutan bagi masyarakat. Jika ada lagi maka saya minta untuk dipecat," ujarnya, Jumat (28/05/2021).
Pegiat sosial tersebut juga mengatakan akan datang ke kantor Satpol PP dan WH Aceh bersama rekanan jika kejadian tersebut terulang lagi. Dia menilai, cara persuasif adalah jalan efektif untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Satpol PP dan WH Aceh ke depan. Baca juga: Pangkep Gempar, Duel 2 Petani di Pematang Sawah Satu Tewas dengan Belasan Luka Bacok
"Warga sipil bukanlah musuh negara yang harus mendapat perlakuan kasar. Cara-cara persuasif adalah jalan yang efektif untuk meningkatkan eksistensi dan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Satpol PP dan WH Aceh. Oleh sebab itu, sayangi wargamu seperti anda sekalian menyayangi keluarga sendiri," tutupnya.
Sebelumnya beredar video di media sosial yang memperlihatkan beberapa anggota Satpol PP yang berdiri dekat dengan seorang warga yang mengendarai motor. Warga tersebut terlihat menggunakan helm dan tak mengenakan masker. Baca juga: Pemindahan Pedagang Pasar di Aceh Ricuh, Petugas Satpol PP Dipukul Mundur
Oknum Satpol PP terlihat sedang berkomunikasi kepada warga dan menepuk-nepuk tangan warga tersebut. Warga itu pun sempat mengangkat tangan kanan dan menepis tangan oknum Satpol PP itu.
Tiba-tiba oknum Satpol PP yang ditepis tangannya itu menampar warga. Beberapa anggota Satpol PP lain pun terlihat melerai perselisihan tersebut. Keduanya juga sempat terlibat cekcok.
Menanggapi hal tersebut, mahasiswa Aceh, Sulthan Alfaraby merasa menyesal atas kejadian tersebut dan telah meminta kepada Kasatpol PP dan WH Aceh untuk mengevaluasi anggota agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
"Kasatpol PP dan WH Aceh sudah semestinya mengevaluasi secara ketat kepada seluruh anggota. Baik kelayakan secara fisik maupun psikologis. Sekiranya jika ada yang belum layak untuk turun ke lapangan maka jangan diturunkan. Jangan sampai kejadian tampar-menampar. Satpol PP itu harus jadi panutan bagi masyarakat. Jika ada lagi maka saya minta untuk dipecat," ujarnya, Jumat (28/05/2021).
Pegiat sosial tersebut juga mengatakan akan datang ke kantor Satpol PP dan WH Aceh bersama rekanan jika kejadian tersebut terulang lagi. Dia menilai, cara persuasif adalah jalan efektif untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Satpol PP dan WH Aceh ke depan. Baca juga: Pangkep Gempar, Duel 2 Petani di Pematang Sawah Satu Tewas dengan Belasan Luka Bacok
"Warga sipil bukanlah musuh negara yang harus mendapat perlakuan kasar. Cara-cara persuasif adalah jalan yang efektif untuk meningkatkan eksistensi dan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Satpol PP dan WH Aceh. Oleh sebab itu, sayangi wargamu seperti anda sekalian menyayangi keluarga sendiri," tutupnya.
(don)
Lihat Juga :