Kenaikan Kedelai Tak Wajar, Perajin Tempe di Cimahi Stop Produksi Tiga Hari

Jum'at, 28 Mei 2021 - 06:40 WIB
loading...
A A A
Akibat melambungnya harga kedelai impor itu dia dan pengrajin tempe lainnya terpaksa menyiasati kerugian dengan mengurangi takaran dari biasanya 250 gr untuk ukuran terkecil menjadi hanya 200 gr.

Baca juga: Viral, Beredar Video Uang Logam Bisa Nempel di Bekas Suntikan Vaksin, Ini Tanggapan Netizen

"Paling takaran dikurangi sedikit walau ukurannya juga pasti berkurang. Tapi itu pilihan terbaik agar tetap produksi dan harga ke masyarakat tidak naik," tuturnya.

Jika menghitung kerugian, dirinya mengaku bisa mengalami kerugian hingga jutaan rupiah selama tidak produksi akibat mogok produksi massal beberapa hari ke depan. Apalagi untuk penjualan di Sabtu dan Minggu, karena di hari Jumat masih bisa menjual hasil produksi hari Kamis.

Di sentra pembuatan tempe yang dikelolanya total ada sebanyak lima orang perajin. Setiap perajin rata-rata membutuhkan sebanyak 75 kg kedelai untuk diolah menjadi tempe. "Kalau semua dihitung, dari seluruh perajin di sini bisa 4-5 kuintal/hari. Penjualannya bukan hanya Cimahi tapi juga Bandung," pungkasnya
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raker Komisi IV DPRD...
Raker Komisi IV DPRD Bogor-Dinkukmdagin, Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Harga-harga Tidak Boleh Naik saat Ramadan
Harga Stabil, Perajin...
Harga Stabil, Perajin Tahu Tempe Lampung Masih Andalkan Kedelai Impor
Polres Priok Cek Pasar...
Polres Priok Cek Pasar Muara Angke, Jaga Stok Sembako Aman dan Harga Stabil
PLN Pulihkan Pasokan...
PLN Pulihkan Pasokan Listrik di Wilayah Kota Cimahi dan Sebagian Kabupaten Bandung
Hujan Angin Landa Kota...
Hujan Angin Landa Kota Cimahi, Pohon Tumbang Timpa Warung dan Mobil
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
Harga Kedelai Naik Imbas...
Harga Kedelai Naik Imbas Konflik Timur Tengah
Raker Komisi VI DPR,...
Raker Komisi VI DPR, Pemerintah Bahas Pemanggilan Importir Kedelai
Rekomendasi
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
AS vs Paraguay: Tuan...
AS vs Paraguay: Tuan Rumah Unggul Tipis
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Berita Terkini
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved