104 Warga Cilangkap Positif COVID-19, 2 Sembuh dan Sisanya Masih Diisolasi
Kamis, 27 Mei 2021 - 00:52 WIB
loading...
Sebanyak 104 warga Cilangkap RT03/RW03, Jakarta Timur terjangkit COVID-19. Dua orang dikabarkan sembuh dan telah pulang dari rumah sakit. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 104 warga Cilangkap RT03/RW03, Jakarta Timur terjangkit COVID-19 . Dua orang dikabarkan sembuh dan telah pulang dari rumah sakit.
Ketua RW 003, Rosadi (53) menjelaskan sebanyak dari 691 warga yang di swab sudah mencapai 686 orang. Kemudian sebanyak 104 orang erkonfirmasi positif. Dua orang dinyatakan sembuh dan telah pulang dari rumah sakit. Sehingga kasus yang aktif adalah 102 orang. Baca juga: 104 Warga Cilangkap Positif Covid-19, Warga Tidak Terpapar Corona Dirikan Dapur Umum
"Satu RT03/RW03, klaster keluarga karena memang sebelum Lebaran. Saya tanya tetangga, pernah mengadakan buka bersama dilanjut pas Lebaran keluarga mengadakan salam salaman. Setelah itu ada warga yang merasa sakit. Pada tanggal 14 Mei 2021, warga ada yang telepon saya, lalu saya arahkan cek kesehatan," ujar Rosadi saat ditemui MPI, Rabu (26/05/2021).
"Kemudian pergi ke klinik dinyatakan positif melalui swab antigen. Lalu reaktif maka saya arahkan tes PCR. Kemudian pada Minggu 16 Mei 2021, kamu berkoordinasi dengan puskesmas terkait untuk adakan swab antigen namun yang datang hanya 24 orang kemudian terkonfirmasi 16 orang," sambung dia.
Dia pun mengimbau kepada warga agar percaya adanya pandemi COVID-19. Dia mengajak menegakkan protokol kesehatan terutama pake masker, cuci tangan sesering mungkin, jangan keluar rumah kalau tidak ada keperluan.
Ketua RW 003, Rosadi (53) menjelaskan sebanyak dari 691 warga yang di swab sudah mencapai 686 orang. Kemudian sebanyak 104 orang erkonfirmasi positif. Dua orang dinyatakan sembuh dan telah pulang dari rumah sakit. Sehingga kasus yang aktif adalah 102 orang. Baca juga: 104 Warga Cilangkap Positif Covid-19, Warga Tidak Terpapar Corona Dirikan Dapur Umum
"Satu RT03/RW03, klaster keluarga karena memang sebelum Lebaran. Saya tanya tetangga, pernah mengadakan buka bersama dilanjut pas Lebaran keluarga mengadakan salam salaman. Setelah itu ada warga yang merasa sakit. Pada tanggal 14 Mei 2021, warga ada yang telepon saya, lalu saya arahkan cek kesehatan," ujar Rosadi saat ditemui MPI, Rabu (26/05/2021).
"Kemudian pergi ke klinik dinyatakan positif melalui swab antigen. Lalu reaktif maka saya arahkan tes PCR. Kemudian pada Minggu 16 Mei 2021, kamu berkoordinasi dengan puskesmas terkait untuk adakan swab antigen namun yang datang hanya 24 orang kemudian terkonfirmasi 16 orang," sambung dia.
Dia pun mengimbau kepada warga agar percaya adanya pandemi COVID-19. Dia mengajak menegakkan protokol kesehatan terutama pake masker, cuci tangan sesering mungkin, jangan keluar rumah kalau tidak ada keperluan.
Lihat Juga :