Produsen Skincare Ini Gunakan Teknologi Kecantikan untuk Deteksi Kulit
Rabu, 26 Mei 2021 - 11:43 WIB
loading...
PT Calysta Prima Estetik dengan brand Calysta Skincare bakal bagikan 1.000 skincare gratis. Foto istimewa
A
A
A
BANDUNG - PT Calysta Prima Estetik atau dikenal dengan brand Calysta Skincare terus mengembangkan penggunaan teknologi kecantikan untuk memberikan hasil terbaik bagi konsumen. Apalagi, saat ini industri ini sedang banyak diburu seiring tingginya kebutuhan akan gaya hidup masyarakat.
Public Relation PT Calysta Prima Estetik Yumi Pratiwi mengatakan, pihaknya terus berkomitmen menggunakan teknologi dalam industri ini. Harapannya, hasil yang didapat konsumen akan maksimal dan tidak memberi efek negatif bagi tubuh. Baca juga: Jaga Keharmonisan Rumah Tangga dengan Laser Vagina
Salah satu layanan pengembangan penggunaan teknologi adalah akan segera digunakannya layanan skingen-me. Sebuah layanan pemeriksaan kulit berdasarkan gen yang dideteksi melalui sampel saliva (air liur).
"Hasil pemeriksaan ini nantinya berupa jurnal medis yang didalamnya terdapat hasil kondisi gen yang diwakili oleh 23 gen dan 11 panel yang berhubungan dengan kulit," kata Yumi dalam siaran persnya, Rabu (26/5/2021).
Menurut dia, dari hasil kondisi gen, nantinya akan didapat beberapa jenis persoalan yang berhubungan dengan kulit. Diantaranya degenerasi kolagen, penuaan (keriput), regenerasi kulit, pigmentasi, sistem inflamasi, keloid, sistem antioksidan, alopecia, melanoma, hair loss, dan psoriasis .
Public Relation PT Calysta Prima Estetik Yumi Pratiwi mengatakan, pihaknya terus berkomitmen menggunakan teknologi dalam industri ini. Harapannya, hasil yang didapat konsumen akan maksimal dan tidak memberi efek negatif bagi tubuh. Baca juga: Jaga Keharmonisan Rumah Tangga dengan Laser Vagina
Salah satu layanan pengembangan penggunaan teknologi adalah akan segera digunakannya layanan skingen-me. Sebuah layanan pemeriksaan kulit berdasarkan gen yang dideteksi melalui sampel saliva (air liur).
"Hasil pemeriksaan ini nantinya berupa jurnal medis yang didalamnya terdapat hasil kondisi gen yang diwakili oleh 23 gen dan 11 panel yang berhubungan dengan kulit," kata Yumi dalam siaran persnya, Rabu (26/5/2021).
Menurut dia, dari hasil kondisi gen, nantinya akan didapat beberapa jenis persoalan yang berhubungan dengan kulit. Diantaranya degenerasi kolagen, penuaan (keriput), regenerasi kulit, pigmentasi, sistem inflamasi, keloid, sistem antioksidan, alopecia, melanoma, hair loss, dan psoriasis .
Lihat Juga :