Satgas Konfirmasi 4 Kasus Baru Covid-19 di Kabupaten Maros Usai Lebaran
Senin, 24 Mei 2021 - 19:54 WIB
loading...
Ilustrasi. Foto: SINDOnews
A
A
A
MAROS - Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Maros, Sulsel kembali meningkat pascalebaran 2021. Padahal sebelumnya, Kabupaten Maros sudah zero kasus selama beberapa hari sebelum lebaran.
Hal ini disampaikan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Maros, dr Syarifuddin kepada wartawan. Sebelumnya kata dia, pada Minggu 16 Mei, Maros telah dinyatakan zona hijau dengan 0 kasus Covid-19 .
Baca juga:Tenaga Pendidik di Kabupaten Sinjai Jalani Vaksinasi Covid-19
Dr Syarifuddin mengatakan, keempat pasien tersebut berasal dari Kecamatan Camba, Kecamatan Tanralili, Bantimurung dan Moncongloe. Tiga orang yang terkonfirmasi positif melakukan karantina mandiri. Sementara satu orang lagi dirawat di RS Faisal Makassar .
"Satu orang dari Camba sekarang sedang dirawat di RS Faisal , kalau 3 orang lainnya sedang isolasi mandiri, di Pinrang, Gowa dan Moncongloe," ucapnya.
Mantan Plt Kadis Kesehatan Maros ini menuturkan, keempat pasien tersebut diduga tertular Covid-19 saat berobat, di perjalanan, maupun saat sedang berkerumun tanpa menggunakan masker.
"Sebenarnya tidak meningkat, tapi karena pandemi memang belum berakhir, jadi sewaktu-waktu bisa muncul lagi kasus. Bisa didapat di RS saat datang berobat, bisa juga didapat di perjalanan dan saat berkerumun tanpa memperhatikan protokol kesehatan," jelasnya.
Baca juga:Mercure Makassar Tawarkan Paket Meeting dengan Protokol Kesehatan Ketat
Syarifuddin terus mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap mematuhi dan meningkatkan kembali penerapan protokol kesehatan.
"Kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Maros, ami Satgas mengharapkan agar tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat, pakai masker, jaga jarak (hindari berkerumun), rajin cuci tangan pakai sabun, batasi kerumunan dan ikuti vaksinasi," tambahnya.
Hingga saat ini total kasus Covid-19 di Kabupaten Maros sebanyak 1.657. Pasien sembuh mencapai 98,5% atau 1.629 orang. Meninggal dunia 1.5% atau 24 orang.
Baca juga:Konsumsi Bahan Bakar Berkualitas di Kota Makassar Naik hingga 88,3%
Dia berharap agar pandemi segera berakhir, sehingga kehidupan sosial ekonomi masyarakat bisa pulih kembali. "Harapannya semoga pandemi cepat berakhir dan bisa pulih lagi seperti semula."
Untuk menormalkan kembali perekonomian kuncinya ada di masyarakat. "Tentu hal ini bisa tercapai dengan partisipasi aktif dan kerjasama seluruh komponen masyarakat. Salah satu caranya dengan taat, patuh dan disiplin protokol kesehatan dan aturan yang terkait dengan pengendalian dan penanganan Covid-19 ," pungkasnya.
Hal ini disampaikan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Maros, dr Syarifuddin kepada wartawan. Sebelumnya kata dia, pada Minggu 16 Mei, Maros telah dinyatakan zona hijau dengan 0 kasus Covid-19 .
Baca juga:Tenaga Pendidik di Kabupaten Sinjai Jalani Vaksinasi Covid-19
Dr Syarifuddin mengatakan, keempat pasien tersebut berasal dari Kecamatan Camba, Kecamatan Tanralili, Bantimurung dan Moncongloe. Tiga orang yang terkonfirmasi positif melakukan karantina mandiri. Sementara satu orang lagi dirawat di RS Faisal Makassar .
"Satu orang dari Camba sekarang sedang dirawat di RS Faisal , kalau 3 orang lainnya sedang isolasi mandiri, di Pinrang, Gowa dan Moncongloe," ucapnya.
Mantan Plt Kadis Kesehatan Maros ini menuturkan, keempat pasien tersebut diduga tertular Covid-19 saat berobat, di perjalanan, maupun saat sedang berkerumun tanpa menggunakan masker.
"Sebenarnya tidak meningkat, tapi karena pandemi memang belum berakhir, jadi sewaktu-waktu bisa muncul lagi kasus. Bisa didapat di RS saat datang berobat, bisa juga didapat di perjalanan dan saat berkerumun tanpa memperhatikan protokol kesehatan," jelasnya.
Baca juga:Mercure Makassar Tawarkan Paket Meeting dengan Protokol Kesehatan Ketat
Syarifuddin terus mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap mematuhi dan meningkatkan kembali penerapan protokol kesehatan.
"Kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Maros, ami Satgas mengharapkan agar tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat, pakai masker, jaga jarak (hindari berkerumun), rajin cuci tangan pakai sabun, batasi kerumunan dan ikuti vaksinasi," tambahnya.
Hingga saat ini total kasus Covid-19 di Kabupaten Maros sebanyak 1.657. Pasien sembuh mencapai 98,5% atau 1.629 orang. Meninggal dunia 1.5% atau 24 orang.
Baca juga:Konsumsi Bahan Bakar Berkualitas di Kota Makassar Naik hingga 88,3%
Dia berharap agar pandemi segera berakhir, sehingga kehidupan sosial ekonomi masyarakat bisa pulih kembali. "Harapannya semoga pandemi cepat berakhir dan bisa pulih lagi seperti semula."
Untuk menormalkan kembali perekonomian kuncinya ada di masyarakat. "Tentu hal ini bisa tercapai dengan partisipasi aktif dan kerjasama seluruh komponen masyarakat. Salah satu caranya dengan taat, patuh dan disiplin protokol kesehatan dan aturan yang terkait dengan pengendalian dan penanganan Covid-19 ," pungkasnya.
(luq)
Lihat Juga :