Bela Rakyat Palestina, Ribuan Orang Longmarch dari Gedung Sate Bandung

Sabtu, 22 Mei 2021 - 12:11 WIB
loading...
Bela Rakyat Palestina,...
Ribuan peserta Aksi Peduli Palestina menggelar longmarch dari Gedung Sate ke Gedung Merdeka, Kota Bandung, Sabtu (22/5/2031). Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A A A
BANDUNG - Ribuan orang yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Jawa Barat Peduli Palestina mengikuti Aksi Peduli Palestina sebagai wujud dukungan terhadap rakyat Palestina yang menjadi korban kemanusiaan akibat agresi militer zionis Israel.
Baca juga: Aliran Sesat Gemparkan Cianjur, Anggotanya Tak Diwajibkan Salat dan Puasa

Selain menyatakan sikapnya mengutuk keras agresi militer dan penjajahan yang dilakukan zionis Israel kepada rakyat Palestina, ribuan orang dari berbagai komunitas tersebut melakukan aksi longmarch mulai dari Gedung Sate di Jalan Diponegoro hingga Gedung Merdeka di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung.

Baca juga: Kerusakan Gempa Blitar Meluas, Ini Penampakan Kondisi Tujuh Kecamatan

Berdasarkan pantauan, tidak hanya orang dewasa dan remaja, banyak pula anak-anak yang mengikuti aksi damai tersebut. Meskipun peserta aksi umumnya mengenakan masker, namun dengan jumlah yang mencapai ribuan orang, kerumunan pun tak bisa dihindari.

Aksi longmarch tersebut diawali penyampaian orasi dan pernyataan sikap menyikapi kekerasan yang selama ini dialami rakyat Palestina. Mereka menyatakan, mengutuk keras penjajahan zionis Israel yang telah menyengsarakan rakyat Palestina.

Koordinator lapangan (korlap) aksi, Abdurrahman Anton Minardi menuturkan, penjajahan yang dilakukan zionis Israel sudah semakin brutal, mulai dari merampaa hak milik tanah hingga hak asasi beribadah rakyat Palestina. Tidak hanya itu, Anton pun menyebut, zionis Israel telah menangkap sekitar 1 juta warga Palestina dan membunuh lebih dari 11.000 warga sipil, terutama perempuan dan anak-anak.

"Mereka terus-menerus merampas tanah milik, melanggar semua kesepakatan damai, merebut kota suci Yerussalem, bahkan menjarah Masjid Al-Aqsha dan melarang kaum muslimin untuk beribadah di dalamnya," beber Anton.

Melihat dan menyikapi kejadian tersebut, Anton menyatakan, Aliansi Masyarakat Jawa Barat Peduli Palestina menyatakan sikap, di antaranta sebagai berikut:

1. Mengutuk perbuatan biadab zionis Israel dan menuntut mereka untuk menghentikan perbuatannya. Mengembalikan seluruh tanah dan aset dan membebaskan seluruh tahanan rakyat Palestina.

2. Menyerukan kelompok perlawanan rakyat Palestina, Hamas dan Fatah untuk bersatu dan segera mendeklarasikan kemerdekaan
Palestina.

3. Mendukung Pemerintah Indonesia yang mengutuk perbuatan biadab zionis Israel dan melakukan upaya strategis dengan multitrack diplomasi, mengirimkan bantuan logistik, pasukan militer, dan persenjataan.

"Kami juga menyerukan kepada dunia untuk menyeret zionis Israel ke Mahkamah Internasional. Selain itu, menuntut Pemerintahan Indonesia untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan negara-negara pendukung zionis Israel, seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis," tegasnya.

Setelah menyampaikan orasi dan pernyataan sikapnya, ribuan orang peserta aksi itu kemudian melakukan longmarch menuju Gedung Merdeka. Aksi yang digelar cukup tertib dengan pengawalan petugas kepolisian.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
Massa HMI MPO Datangi...
Massa HMI MPO Datangi Gedung DPR, Sampaikan Tuntutan Ini
Ribuan Bobotoh Kumpul...
Ribuan Bobotoh Kumpul di Kawasan Gedung Merdeka, Teriakan Juara Bergema
Sampaikan Aspirasi Damai,...
Sampaikan Aspirasi Damai, Corong Rakyat: Demo Boleh, Anarkis Jangan
Pansus 12 DPRD Kota...
Pansus 12 DPRD Kota Bandung Rampungkan Raperda Kesejahteraan Sosial, Segera Masuki Tahap Harmonisasi
DPRD Kota Bandung Targetkan...
DPRD Kota Bandung Targetkan Raperda Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko Segera Rampung
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Rekomendasi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
Mobil Otonom Canggih...
Mobil Otonom Canggih Pertama di Indonesia dari Bandung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved