Aliran Sesat Gemparkan Cianjur, Anggotanya Tak Diwajibkan Salat dan Puasa

Sabtu, 22 Mei 2021 - 11:33 WIB
loading...
Aliran Sesat Gemparkan...
Sebanyak 9 orang warga Desa Bojong, Karang Tengah, Cianjur, Jabar yang diduga mengikuti aliran sesat dibimbing membaca dua kalimat syahadat. Foto/iNews TV/Mochamad Andi Ichsyan
A A A
CIANJUR - Sebanyak 9 orang warga Desa Bojong, Kecamatan Karang Tengah, Cianjur, Jawa Barat diduga mengikuti aliran sesat yang menyimpang dari ajaran agama Islam.

Baca juga: Aliran Sesat Gemparkan Pandeglang, Polisi Selidiki 16 Laki-laki dan Wanita Telanjang Bersama

Dalam ajaran yang mereka anut tidak mewajibkan salat dan puasa. Selain itu mereka juga mengidentikkan diri dengan rambut dicat menggunakan warna merah. Anggota aliran sesat tersebut berjumlah 9 orang yang terindikasi langsung dan masih ada hubungan keluarga. Namun dikhawatirkan ada anggota keluarga yang ikut aliran sesat, sehingga total anggotanya 17 orang.

Baca juga: Kerusakan Gempa Blitar Meluas, Ini Penampakan Kondisi Tujuh Kecamatan

Dikhawatirkan aliran sesat ini semakin menyebar dan meresahkan warga setempat. Saat ini anggota yang diduga menganut aliran sesat sedang mendapat pembinaan dan dipandu agar membaca dua kalimat syahadat.

Mereka juga melakukan deklarasi serta menandatangi surat perjanjian yang dipandu oleh tokoh agama dan disaksikan oleh Forkopimdes Bojong serta elemen masyarakat pada Jumat 21 Mei 2021 di kantor Aula Desa.

Kepala Desa Bojong, Uyeng Handoko mengaku belum bisa menyimpulkan aliran apa yang dianut oleh warganya tersebut. Namun pihaknya baru bisa mengindikasikan bahwa mereka diduga telah menyimpang dari ajaran agama Islam.

“Anggota yang terindikasi langsung ada 9 orang. Namun dikhawatirkan ada lingkungan atau bagian dari keluarganya yang ikut. Jadi masing keluarga ikut hadir,” katanya, Sabtu (22/5/2021).

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bojong, KH Aceng Ja’far Sodiq menuturkan, meski membuat resah warganya pihaknya menyatakan bahwa itu atas dasar ke khilafan mereka.

“Itupun baru indikasi dugaan ajaran yang menyimpang, dan tidak memastikan itu sesat atau tidak. Jika salat dan puasa mungkin karena mereka males atau alasan lainnya. Jadi wajar lantran manusia itu tempatnya khilaf dan salah,” ujarnya.

Setelah melakukan deklarasi untuk tidak kembali ke aliran menyimpang, lanjut dia, mereka juga menandatangi perjanjian hitam di atas putih serta dipandu untuk mengucap dua kalimat syahadat. “Mereka tidak kembali mengulangi ajaran Islam yang jauh dari semestinya,” katanya.

Adanya kasus dugaan penyimpangan aliran sesat pihaknya menyikapi hal tersebut secara kekeluargaan hal tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan agar kasus ini tidak menyebar.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Penanaman 1.000 Pohon...
Penanaman 1.000 Pohon di Cipanas, Jumhur: Kesejahteraan dan Perlindungan Lingkungan Harus Seimbang
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
MUI Ingatkan Penguburan...
MUI Ingatkan Penguburan Hidup-hidup Ikan Sapu-sapu Tak Sesuai Prinsip Islam
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Rekomendasi
Makanan Panas Disantap...
Makanan Panas Disantap dengan Sendok Plastik, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
Sering Dibully karena...
Sering Dibully karena Kondisi Fisiknya, Debi Ceper Mengaku Tak Pernah Sakit Hati
Lebih dari 20.000 ATM...
Lebih dari 20.000 ATM Terhubung, Layanan Tarik Tunai Gratis Dorong Inklusi Keuangan Masyarakat
Berita Terkini
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved