Berlangsung Cepat, Begini Detik-Detik Aksi Koboi Perampok Bersenpi di Pademangan
Jum'at, 21 Mei 2021 - 18:45 WIB
loading...
Rekaman CCTV aksi perampok bersenjata api (senpi) di Jalan Pademangan III, Gang 18, Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (21/5/2021) siang. Foto: SINDOnews/Ist
A
A
A
JAKARTA - Aksi perampok bersenjata api (senpi) di Jalan Pademangan III, Gang 18, Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (21/5/2021) siang terekam CCTV warga sekitar.
Dari rekaman CCTV tampak pelaku beraksi membabi buta. Sebelumnya mereka menunggu korbannya, Jefri (21), didekat rumah. Mereka kemudian meletuskan senpi, mengambil uang, dan meninggalkan korban begitu saja yang tertembak di bagian paha.
Baca juga: Aksi Koboi di Siang Bolong, Warga Jakarta Utara Ditembak Kawanan Perampok
Kapolsek Pademangan, AKP Panji Ali Candra mengatakan, pelaku diketahui berjumlah empat orang. Mereka datang mengendarai dua sepeda motor dan berboncengan.
![Berlangsung Cepat, Begini Detik-Detik Aksi Koboi Perampok Bersenpi di Pademangan]()
Dari rekaman CCTV itu terlihat kejadian ini berlangsung cepat. Korban yang baru tiba di rumahnya dan hendak membuak pagar, tiba-tiba dipepet pelaku.
![Berlangsung Cepat, Begini Detik-Detik Aksi Koboi Perampok Bersenpi di Pademangan]()
Dua pelaku pertama datang mengendarai Honda Beat Street dan langsung memepet korban ketika hendak membuka pintu gerbang rumah. Sementara pelaku yang dibonceng menodongkan senpi ke arah korban.
Tidak lama, dua pelaku lain datang mengendarai Honda Vario berhenti di belakang motor korban. Mereka lalu membuat pergerakan si korban terbatas.
![Berlangsung Cepat, Begini Detik-Detik Aksi Koboi Perampok Bersenpi di Pademangan]()
Sempat terjadi tarik menarik tas, namun Jefri menyerah usai timah panas diletuskan ke pahanya. Dalam kondisi berlumur darah setelah tertembak, para pelaku kabur merampas tas berisi uang Rp25 juta yang dibawa korban.
"Untuk jumlah uang yang diambil sekitar Rp25 juta, dibawa cash oleh korban. Diperuntukkan untuk apa (uangnya), masih kita dalami," ucap Panji.
Baca juga: Aksi Heroik Warga Gagalkan Perampok Bersenpi yang Beraksi di Siang Bolong
Di depan rumah korban, aksi perampokan itu meninggalkan sebuah bercak darah yang berada tepat di depan pagar rumah. Tanda itu menjadi alat bukti pendukung adanya perampokan.
Korbannya kini masih jalani perawatan akibat luka tembak di pahanya. Ia pun masih merintih kesakitan. Tim Dokter masih berusaha mengambil sisa proyektil yang masih bersarang di paha korbannya.
Dari rekaman CCTV tampak pelaku beraksi membabi buta. Sebelumnya mereka menunggu korbannya, Jefri (21), didekat rumah. Mereka kemudian meletuskan senpi, mengambil uang, dan meninggalkan korban begitu saja yang tertembak di bagian paha.
Baca juga: Aksi Koboi di Siang Bolong, Warga Jakarta Utara Ditembak Kawanan Perampok
Kapolsek Pademangan, AKP Panji Ali Candra mengatakan, pelaku diketahui berjumlah empat orang. Mereka datang mengendarai dua sepeda motor dan berboncengan.

Dari rekaman CCTV itu terlihat kejadian ini berlangsung cepat. Korban yang baru tiba di rumahnya dan hendak membuak pagar, tiba-tiba dipepet pelaku.

Dua pelaku pertama datang mengendarai Honda Beat Street dan langsung memepet korban ketika hendak membuka pintu gerbang rumah. Sementara pelaku yang dibonceng menodongkan senpi ke arah korban.
Tidak lama, dua pelaku lain datang mengendarai Honda Vario berhenti di belakang motor korban. Mereka lalu membuat pergerakan si korban terbatas.

Sempat terjadi tarik menarik tas, namun Jefri menyerah usai timah panas diletuskan ke pahanya. Dalam kondisi berlumur darah setelah tertembak, para pelaku kabur merampas tas berisi uang Rp25 juta yang dibawa korban.
"Untuk jumlah uang yang diambil sekitar Rp25 juta, dibawa cash oleh korban. Diperuntukkan untuk apa (uangnya), masih kita dalami," ucap Panji.
Baca juga: Aksi Heroik Warga Gagalkan Perampok Bersenpi yang Beraksi di Siang Bolong
Di depan rumah korban, aksi perampokan itu meninggalkan sebuah bercak darah yang berada tepat di depan pagar rumah. Tanda itu menjadi alat bukti pendukung adanya perampokan.
Korbannya kini masih jalani perawatan akibat luka tembak di pahanya. Ia pun masih merintih kesakitan. Tim Dokter masih berusaha mengambil sisa proyektil yang masih bersarang di paha korbannya.
(thm)
Lihat Juga :