Ciptakan Generasi Berkarakter, PKK Luwu Tingkatkan Kualitas Orang Tua
Kamis, 20 Mei 2021 - 17:14 WIB
loading...
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu, Hayarna Hakim dalam kegiatan sosialisasi parenting di aula gedung Celebes Islamic School (CIS), Kamis (20/5/2021). Foto: SINDOnews/Chaeruddin
A
A
A
LUWU - Memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-49 tahun 2021, Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu menggelar kegiatan sosialisasi parenting di aula gedung Celebes Islamic School (CIS), Kamis (20/5/2021).
Lantaran pandemi Covid-19 dan menghindari berkumpulnya orang dalam jumlah besar, maka kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari, mulai 20 hingga 22 Mei, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Baca juga:DP2KB Kolaborasi PKK Luwu Sosialisasi Keluarga Berencana di Larompong
Menurut Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu , Hayarna Hakim, pihaknya terus berkomitmen meningkatkan kualitas orang tua dalam menciptakan generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia.
Salah satunya dengan membekali orang tua dengan ilmu mendidik dan mengasuh anak yang benar melalui sosialisasi parenting. Pentingnya gala tersebut sebagai bekal orang tua maupun tenaga pendidik dalam pembelajaran anak, sehingga bisa menciptakan generasi yang berkualitas.
“Kita berharap kegiatan ini bisa menambah wawasan tentang pola asuh, merawat, dan mendidik anak sehingga menjadi anak-anak yang berkualitas yang memiliki budi pekerti serta akhlak yang mulia," ujar istri Bupati Luwu, Basmin Mattayang ini.
Sementara itu, Penjabat (PJ) Sekda Luwu, Sulaiman dalam sambutannya menyampaikan, pengasuhan pada anak usia dini merupakan hal yang sangat mendasar bagi perkembangan anak di kemudian hari.
Baca juga:Fraksi Perindo DPRD Luwu Ajak Peserta Paripurna Doakan Masyarakat Palestina
"Demikian pentingnya progres perkembangan yang terjadi pada masa awal kehidupan anak, membuat fase ini disebut dengan istilah the golden age, di mana dalam rentang usia ini, potensi kecerdasan dan dasar perilaku yang meliputi perkembangan fisik, motorik, intelektual dan komunikasi akan berlangsung dengan sangat cepat dan terjadi hanya sekali dalam fase kehidupan manusia," ujarnya.
Kepala BKPSDM Luwu ini melanjutkan, berdasarkan asumsi tersebut, menurutnya pengasuhan pada anak usia dini merupakan suatu keniscayaan dalam mempersiapkan generasi penerus yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.
"Jika anak diajari hal-hal baik, maka insyaallah, mereka akan tumbuh dan berkembang dengan perilaku yang baik pula. Jika mereka melakukan hal yang baik maka orang tuanya akan memperoleh kemuliaan serta mendapatkan kebahagiaan yang hakiki," lanjutnya.
Baca juga:Patuhi Protokol Kesehatan, Bupati Luwu Tiadakan Open House
Untuk diketahui, dalam kegiatan ini, materi sosialisasi parenting dibawakan oleh Masrah Yasir, yang menitik beratkan pada pendisiplinan karakter, pola komunikasi, pendisiplinan pola hidup sehat dan pendisiplinan pola belajar.
Sementara materi kedua terkait peran orang tua terhadap Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dibawakan oleh Kabid PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu, Masnaini.
Lantaran pandemi Covid-19 dan menghindari berkumpulnya orang dalam jumlah besar, maka kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari, mulai 20 hingga 22 Mei, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Baca juga:DP2KB Kolaborasi PKK Luwu Sosialisasi Keluarga Berencana di Larompong
Menurut Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu , Hayarna Hakim, pihaknya terus berkomitmen meningkatkan kualitas orang tua dalam menciptakan generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia.
Salah satunya dengan membekali orang tua dengan ilmu mendidik dan mengasuh anak yang benar melalui sosialisasi parenting. Pentingnya gala tersebut sebagai bekal orang tua maupun tenaga pendidik dalam pembelajaran anak, sehingga bisa menciptakan generasi yang berkualitas.
“Kita berharap kegiatan ini bisa menambah wawasan tentang pola asuh, merawat, dan mendidik anak sehingga menjadi anak-anak yang berkualitas yang memiliki budi pekerti serta akhlak yang mulia," ujar istri Bupati Luwu, Basmin Mattayang ini.
Sementara itu, Penjabat (PJ) Sekda Luwu, Sulaiman dalam sambutannya menyampaikan, pengasuhan pada anak usia dini merupakan hal yang sangat mendasar bagi perkembangan anak di kemudian hari.
Baca juga:Fraksi Perindo DPRD Luwu Ajak Peserta Paripurna Doakan Masyarakat Palestina
"Demikian pentingnya progres perkembangan yang terjadi pada masa awal kehidupan anak, membuat fase ini disebut dengan istilah the golden age, di mana dalam rentang usia ini, potensi kecerdasan dan dasar perilaku yang meliputi perkembangan fisik, motorik, intelektual dan komunikasi akan berlangsung dengan sangat cepat dan terjadi hanya sekali dalam fase kehidupan manusia," ujarnya.
Kepala BKPSDM Luwu ini melanjutkan, berdasarkan asumsi tersebut, menurutnya pengasuhan pada anak usia dini merupakan suatu keniscayaan dalam mempersiapkan generasi penerus yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.
"Jika anak diajari hal-hal baik, maka insyaallah, mereka akan tumbuh dan berkembang dengan perilaku yang baik pula. Jika mereka melakukan hal yang baik maka orang tuanya akan memperoleh kemuliaan serta mendapatkan kebahagiaan yang hakiki," lanjutnya.
Baca juga:Patuhi Protokol Kesehatan, Bupati Luwu Tiadakan Open House
Untuk diketahui, dalam kegiatan ini, materi sosialisasi parenting dibawakan oleh Masrah Yasir, yang menitik beratkan pada pendisiplinan karakter, pola komunikasi, pendisiplinan pola hidup sehat dan pendisiplinan pola belajar.
Sementara materi kedua terkait peran orang tua terhadap Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dibawakan oleh Kabid PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu, Masnaini.
(luq)
Lihat Juga :