Bogor Luncurkan Pemetaan Kebinamargaan Berbasis Aplikasi
Kamis, 20 Mei 2021 - 04:16 WIB
loading...
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim saat peluncuran aplikasi Integrasi, Kolaborasi, Akselerasi Penggunaan Drone dan GIS (Interaksi DGIS) di Balai Kota Bogor, Rabu (19/5/2021). Foto: SINDOnews/Haryudi
A
A
A
BOGOR - Integrasi di bidang pekerjaan umum dan tata ruang menjadi tantangan baru di era sekarang ini, terutama dengan digitalisasi . Saat ini sudah seyogyanya bidang yang berkaitan dengan tata ruang dan kebinamargaan bisa mendapatkan kemudahan akses.
Hal itu yang ditekankan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim saat peluncuran aplikasi Integrasi, Kolaborasi, Akselerasi Penggunaan Drone dan GIS (Interaksi DGIS) di Balai Kota Bogor, Rabu 19 Mei 2021.
"Saya pikir ini kesempatan, dengan teknologi yang semakin simpel dan murah ini tujuan-tujuan dan keinginan kita untuk mencapai Kota Bogor yang lebih baik ke depan itu bisa tercapai," kata Dedie. Baca juga: Pemkot Bogor Cari Pemodal untuk Wujudkan Transportasi Massal Trem
Sambung Dedie, peluncuran aplikasi Interaksi DGIS ini semata-mata juga merupakan salah satu upaya untuk menyiapkan database tata ruang dengan database perencanaan di Kota Bogor.
Untuk selanjutnya, kemudian bisa dikembangkan kembali dan diintegrasikan secara jangka panjang dengan proyek digitalisasi yang lain. Selain pendataan yang lebih komprehensif, aplikasi ini juga sebagai langkah pengaturan, pembinaan, pelaksanaan dan pengawasan penataan ruang.
"Penyelarasan tata wilayah ini memang sangat penting. Apalagi terkait dengan batas wilayah kota, itu harus benar-benar akurat," sambung Dedie. Baca juga: Pantau Medsos, Pemkot Bogor Bakal Beri Sanksi Bagi ASN yang Nekat Mudik
Hal itu yang ditekankan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim saat peluncuran aplikasi Integrasi, Kolaborasi, Akselerasi Penggunaan Drone dan GIS (Interaksi DGIS) di Balai Kota Bogor, Rabu 19 Mei 2021.
"Saya pikir ini kesempatan, dengan teknologi yang semakin simpel dan murah ini tujuan-tujuan dan keinginan kita untuk mencapai Kota Bogor yang lebih baik ke depan itu bisa tercapai," kata Dedie. Baca juga: Pemkot Bogor Cari Pemodal untuk Wujudkan Transportasi Massal Trem
Sambung Dedie, peluncuran aplikasi Interaksi DGIS ini semata-mata juga merupakan salah satu upaya untuk menyiapkan database tata ruang dengan database perencanaan di Kota Bogor.
Untuk selanjutnya, kemudian bisa dikembangkan kembali dan diintegrasikan secara jangka panjang dengan proyek digitalisasi yang lain. Selain pendataan yang lebih komprehensif, aplikasi ini juga sebagai langkah pengaturan, pembinaan, pelaksanaan dan pengawasan penataan ruang.
"Penyelarasan tata wilayah ini memang sangat penting. Apalagi terkait dengan batas wilayah kota, itu harus benar-benar akurat," sambung Dedie. Baca juga: Pantau Medsos, Pemkot Bogor Bakal Beri Sanksi Bagi ASN yang Nekat Mudik
Lihat Juga :