Praktik Jual Beli Tanda Tangan, Nama Pejabat Disdik Makassar Diduga Dicatut

Rabu, 19 Mei 2021 - 08:42 WIB
loading...
Praktik Jual Beli Tanda...
Nama pejabat Disdik Makassar diduga dicatut untuk praktik jual beli tanda tangan dan foto Wali Kota Makassar. Foto: Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Komisi D DPRD Makassar meminta seluruh kepala sekolah untuk tidak membayar sepeser rupiah pun kepada vendor. Ultimatum ini sekaitan dengan adanya dugaan pungutan liar seperti jual beli tanda tangan dan foto wali kota di sekolah-sekolah.

Hal itu ditegaskan Ketua Komisi D DPRD Makassar, Wahab Tahir saat menggelar rapat dengar pendapat bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar , Selasa (18/5/2021). Kata dia, pihak vendor mesti diberikan efek jera. Apalagi, dia mencatut nama-nama pejabat di Disdik untuk bisa menjual di sekolah.

"Jadi, kalau kepala sekolah ada yang bayar, berarti dia melanggar kesepakatan Komisi D DPRD Makassar. Ini untuk memberikan efek jera. Tidak boleh, kau (vendor) seenaknya menjual nama pejabat," tegas Wahab.

Tindakan yang dilakukan pihak vendor dinilai Wahab adalah sebuah pelanggaran. Pasalnya, dalam menawarkan produk di sekolah mulai dari modul pembelajaran hingga foto wali kota mengatasnamakan oknum pejabat di Disdik Makassar.

Baca Juga: Ada Praktik Jual Beli Tanda Tangan dan Foto Wali Kota, Dewan Panggil Disdik Makassar

Padahal setelah diklarifikasi, oknum pejabat Disdik yang dimaksud mengaku tidak pernah berkomunikasi, bahkan memerintahkan pihak vendor untuk menawarkan produknya ke pihak sekolah. Kata Wahab, pertemuan pejabat Disdik dengan pihak vendor tidak terkait dengan penjualan buku ataupun foto wali kota.

"Dia (pihak vendor) berusaha menemui beberapa pejabat di Disdik, setelah itu pertemuan tersebut dipakai untuk menjudge bahwa dia mendapat legitimasi dari pejabat yang bersangkutan. Jadi itu dipakai untuk kepentingan pribadi," tutur dia.

Baca Juga: Oknum Pegawai Disdik Makassar Lakukan Pungli, Guru hingga Kepsek Mengeluh

Karena itu, Wahab meminta Disdik Makassar mengeluarkan edaran meminta kepala sekolah untuk tidak melakukan pembayaran atas penjualan modul pembelajaran dan foto wali kota kepada vendor yang mencatut nama oknum pejabat Disdik Makassar.

"Kita minta Disdik membuat edaran agar tidak membayar seluruh foto ataupun modul yang diambil dari vendor yang menjual nama pejabat Disdik," papar dia.

Anggota Komisi D DPRD Makassar, Kartini menyampaikan, oknum pejabat Disdik Makassar yang diduga terlibat penjualan modul dan foto wali kota membantah tudingan yang beredar di publik.

Namun pihaknya masih akan menelusuri laporan tersebut. Sehingga menurut dia, perlu dilakukan rapat kembali bersama pihak vendor dan pejabat Disdik Makassar yang dituding. "Artinya dipertemukan pihak vendor dengan pejabat yang dimaksud, karena mereka berhak melakukan pembelaan sendiri," ujar Kartini.

Baca Juga: Ini Peringatan Keras Disdik kepada Sekolah yang Masih Menahan Ijazah Siswa
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
11 Orang Ditetapkan...
11 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran dan Penjarahan Gedung DPRD Makassar dan Sulsel
Deretan Bangkai Mobil...
Deretan Bangkai Mobil di Halaman Gedung DPRD Makassar setelah Diamuk Massa
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah...
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar
50 Anggota DPRD Makassar...
50 Anggota DPRD Makassar Resmi Dilantik, 26 Wajah Baru
Jadi Pemateri Sosialsasi...
Jadi Pemateri Sosialsasi Perda, Humas UNM Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Resmikan Rumah Ngaji...
Resmikan Rumah Ngaji Rappokaling, Begini Harapan Ketua DPRD Makassar
Wali Kota Makassar dan...
Wali Kota Makassar dan Ketua DPRD Hadir di Magical Toraja
Rekomendasi
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Perselingkuhan Membuka...
Perselingkuhan Membuka Rahasia Kelam Seorang Polisi di Microdrama V+Short The Next Door Detective
Berita Terkini
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Amankan 119 Orang saat...
Amankan 119 Orang saat Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, Polisi Cari Aktor Intelektual
PN Jakpus Eksekusi Lahan...
PN Jakpus Eksekusi Lahan Hotel Sultan Senilai Rp28,9 Triliun
Puluhan Siswa SMAN 48...
Puluhan Siswa SMAN 48 Ikuti Pelatihan Pemantauan Cuaca Jakarta
Hotel Sultan Tercatat...
Hotel Sultan Tercatat sebagai Barang Milik Negara, Pengelolaan Aset Ikuti PMK
Infografis
Tanda Tangan Paul Pogba...
Tanda Tangan Paul Pogba Jadi Rebutan 3 Klub Raksasa Eropa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved