Rapat Pengadaan Lahan Jalan Tol MNP, Sekprov Tekankan Restorasi Sosial
Selasa, 18 Mei 2021 - 14:13 WIB
loading...
Sekprov Sulsel, Abdul Hayat Gani dalam rapat lanjutan pembahasan pengadaan jalan tol MNP, Selasa (18/5). Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Rapat lanjutan pembahasan pengadaan lahan dan akses jalan tol Makassar New Port (MNP) kembali dilakukan, Selasa (18/5/2021).
Agenda yang berlangsung di Kantor PT Pelindo IV (Persero) tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel Abdul Hayat Gani , Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, dan Kepala Kantor Wilayah Pertanahan Sulsel.
Baca juga:Pemprov Sulsel Akselerasi Serapan Belanja Modal
Sekprov Abdul Hayat Gani menyampaikan, rapat tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan membahas program kerja strategis di Sulsel.
"Selain silaturahim, ada kerja-kerja strategis yang kita sama-sama banggakan untuk Sulsel dan Indonesia pada umumnya. Prinsip dalam hal ini adalah supporting sistem dalam memperkuat ide-ide atau gagasan dan inovasi," kata Abdul Hayat .
Terkait progres pengadaan lahan dan akses jalan ton untuk MNP , Abdul Hayat menjelaskan bahwa pihaknya juga terus melakukan pertemuan dengan pihak kantor Staf Kepresiden karena berkaitan dengan program prioritas Presiden Joko Widodo. Sehingga dia mengajak untuk senantiasa memberikan dukungan penuh untuk proyek ini.
"Ini memang kita gagas, juga terus-menerus rapat termasuk Bapak-bapak juga kantor Staf Kepresidanan, simultan juga dengan program prioritas Pak Jokowi ini, yakni kereta darat Makassar-Parepare dan juga tol laut yang harus kita betul-betul berikan support yang kuat," jelasnya.
Baca juga:Sekprov Sulsel Ikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional 2021
Abdul Hayat mengaku, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel sudah membentuk tim percepatan terpadu untuk menyukseskan proyek strategis yang ada di Sulsel. "Kita dari pemprov sudah membuat tim percepatan terpadu untuk tujuan ini juga," sebutnya.
Perihal revitalisasi, Abdul Hayat memberi lampu hijau. Tapi, dia menekankan restorasi sosial. "Kalau bicara revitalisasi ok, tetapi menurut saya yang terpenting tadi itu adalah Paotere itu restorasi sosialnya muncul kembali. Sejarah yang kita kembalikan, di mana asal-usul dan kejayaan itu bisa kita masukkan dalam membangun sinergitas antara pusat, daerah dan kota," jelasnya.
Abdul Hayat juga mengingatkan untuk memperkuat tim dan memastikan semua regulasi sudah terpenuhi, apalagi nantinya akan melibatkan bantuan dari pihak Pengandilan jika berbicara soal konsinyasi dan lain-lain.
Baca juga:Plt Gubernur Dorong Pengembangan Kawasan Industri di Kabupaten Maros
"Rencana aksi yang pertama, yang utama lagi adalah timelinenya alurnya kita ikuti sehingga milestone yang dibangun betul-betul tergambar dengan progres yang kuat," tegasnya.
Tak hanya itu, Abdul Hayat juga membeberkan rencana rapat di Kabupaten Bulukumba pada tanggal 26 Mei mendatang. "Itu mudah-mudahan tanggal 26 ini ada kepastian undangan dari staf kepresidenan, tentu kita ingin laporkan perkembangan yang riil. Khususnya pembebasan lahan dan seterusnya. Sehingga semua simultan dalam mempercepa
Agenda yang berlangsung di Kantor PT Pelindo IV (Persero) tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel Abdul Hayat Gani , Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, dan Kepala Kantor Wilayah Pertanahan Sulsel.
Baca juga:Pemprov Sulsel Akselerasi Serapan Belanja Modal
Sekprov Abdul Hayat Gani menyampaikan, rapat tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan membahas program kerja strategis di Sulsel.
"Selain silaturahim, ada kerja-kerja strategis yang kita sama-sama banggakan untuk Sulsel dan Indonesia pada umumnya. Prinsip dalam hal ini adalah supporting sistem dalam memperkuat ide-ide atau gagasan dan inovasi," kata Abdul Hayat .
Terkait progres pengadaan lahan dan akses jalan ton untuk MNP , Abdul Hayat menjelaskan bahwa pihaknya juga terus melakukan pertemuan dengan pihak kantor Staf Kepresiden karena berkaitan dengan program prioritas Presiden Joko Widodo. Sehingga dia mengajak untuk senantiasa memberikan dukungan penuh untuk proyek ini.
"Ini memang kita gagas, juga terus-menerus rapat termasuk Bapak-bapak juga kantor Staf Kepresidanan, simultan juga dengan program prioritas Pak Jokowi ini, yakni kereta darat Makassar-Parepare dan juga tol laut yang harus kita betul-betul berikan support yang kuat," jelasnya.
Baca juga:Sekprov Sulsel Ikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional 2021
Abdul Hayat mengaku, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel sudah membentuk tim percepatan terpadu untuk menyukseskan proyek strategis yang ada di Sulsel. "Kita dari pemprov sudah membuat tim percepatan terpadu untuk tujuan ini juga," sebutnya.
Perihal revitalisasi, Abdul Hayat memberi lampu hijau. Tapi, dia menekankan restorasi sosial. "Kalau bicara revitalisasi ok, tetapi menurut saya yang terpenting tadi itu adalah Paotere itu restorasi sosialnya muncul kembali. Sejarah yang kita kembalikan, di mana asal-usul dan kejayaan itu bisa kita masukkan dalam membangun sinergitas antara pusat, daerah dan kota," jelasnya.
Abdul Hayat juga mengingatkan untuk memperkuat tim dan memastikan semua regulasi sudah terpenuhi, apalagi nantinya akan melibatkan bantuan dari pihak Pengandilan jika berbicara soal konsinyasi dan lain-lain.
Baca juga:Plt Gubernur Dorong Pengembangan Kawasan Industri di Kabupaten Maros
"Rencana aksi yang pertama, yang utama lagi adalah timelinenya alurnya kita ikuti sehingga milestone yang dibangun betul-betul tergambar dengan progres yang kuat," tegasnya.
Tak hanya itu, Abdul Hayat juga membeberkan rencana rapat di Kabupaten Bulukumba pada tanggal 26 Mei mendatang. "Itu mudah-mudahan tanggal 26 ini ada kepastian undangan dari staf kepresidenan, tentu kita ingin laporkan perkembangan yang riil. Khususnya pembebasan lahan dan seterusnya. Sehingga semua simultan dalam mempercepa
(luq)
Lihat Juga :