Hasil Penyekatan Arus Balik di Tol Jakarta-Cikampek, 6 Pemudik Dirawat di RSD Wisma Atlet
Senin, 17 Mei 2021 - 12:10 WIB
loading...
RSDC Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta merawat enam pasien Covid-19 hasil dari penyekatan yang dilakukan pada arus balik Idul Fitri di KM 34 Tol Jakarta-Cikampek.Foto/SINDOphoto/Ilustrasi/dok
A
A
A
JAKARTA - Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet , Kemayoran, Jakarta merawat enam pasien Covid-19 hasil dari penyekatan yang dilakukan pada arus balik Idul Fitri di KM 34 Tol Jakarta-Cikampek, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.
Koordinator Satgas RSDC-19 Wisma Atlet, Mayjen TNI (CKM) Tugas Ratmono mengatakan, hingga Senin pagi sebanyak enam orang dirawat setelah dinyatakan reaktif berdasarkan swab Antigen Covid-19. "Keenam orang ini dari KM 34 Tol Jakarta-Cikampek. Kita siap menerima di titik Timur dan titik barat. Kami juga berkoordinasi dengan Dinkes DKI, berkolaborasi agar mereka (pada pemudik) bisa dikarantina dari cek poin arus balik," ujar Tugas Ratmono, Senin (17/5/2021) kepada awak media usai tinjauan Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya.
Dia memprediksi kenaikan angka kasus Covid-19 pasca libur panjang Idul Fitri 2021 di Jakarta mencapai 30-50%."Kita lihat ada beberapa event liburan meningkat bisa di 30-50% dari kapasitas sebelumnya yang dirawat.Kita harus siap siaga semuanya. Kita dapat menyiapkan peningkatan hingga 50% atau lebih," tutur Tugas Ratmono.
Tugas melanjutkan, RSDC-19 Wisma Atlet menyiapkan sebanyak 5.994 tempat tidur untuk menghadapi potensi lonjakan kasus Covid-19 pascalibur panjang Idul Fitri. Baca: Cegah Klaster Arus Balik, Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Tekankan Screening Covid-19
"Kita punya 4-5.000 lebih kamar. Yang kita siapkan 5.994 kamar. Dengan ada 929 terisi, maka kita punya kapasitas 5.000 lebih. Ini cukup aman kapasitas nya kalau ada lonjakan kasus Covid-19," ujarnya. Tidak itu saja pengelola RSDC-19 Wisma Atlet Kemayoran juga dapat menyiapkan tempat tidur bahkan hingga 10.000 bed.
Koordinator Satgas RSDC-19 Wisma Atlet, Mayjen TNI (CKM) Tugas Ratmono mengatakan, hingga Senin pagi sebanyak enam orang dirawat setelah dinyatakan reaktif berdasarkan swab Antigen Covid-19. "Keenam orang ini dari KM 34 Tol Jakarta-Cikampek. Kita siap menerima di titik Timur dan titik barat. Kami juga berkoordinasi dengan Dinkes DKI, berkolaborasi agar mereka (pada pemudik) bisa dikarantina dari cek poin arus balik," ujar Tugas Ratmono, Senin (17/5/2021) kepada awak media usai tinjauan Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya.
Dia memprediksi kenaikan angka kasus Covid-19 pasca libur panjang Idul Fitri 2021 di Jakarta mencapai 30-50%."Kita lihat ada beberapa event liburan meningkat bisa di 30-50% dari kapasitas sebelumnya yang dirawat.Kita harus siap siaga semuanya. Kita dapat menyiapkan peningkatan hingga 50% atau lebih," tutur Tugas Ratmono.
Tugas melanjutkan, RSDC-19 Wisma Atlet menyiapkan sebanyak 5.994 tempat tidur untuk menghadapi potensi lonjakan kasus Covid-19 pascalibur panjang Idul Fitri. Baca: Cegah Klaster Arus Balik, Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Tekankan Screening Covid-19
"Kita punya 4-5.000 lebih kamar. Yang kita siapkan 5.994 kamar. Dengan ada 929 terisi, maka kita punya kapasitas 5.000 lebih. Ini cukup aman kapasitas nya kalau ada lonjakan kasus Covid-19," ujarnya. Tidak itu saja pengelola RSDC-19 Wisma Atlet Kemayoran juga dapat menyiapkan tempat tidur bahkan hingga 10.000 bed.
Lihat Juga :