Saling Desak Perusahaan Eksploitasi Hutan di Kawasan Danau Toba Ditutup

Sabtu, 15 Mei 2021 - 08:01 WIB
loading...
Saling Desak Perusahaan...
Tim gabungan membersihkan sisa material longsor banjit bandang di kota Parapat, kecamatan Girsang Sipanganbolon, Jumat (14/5/2021). Foto SINDOnews
A A A
SIMALUNGUN - Sahabat Lingkungan (Saling) mendesak pemerintah menutup eksploitasi hutan di daerah Bukit Barisan yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar seperti PT Toba Pulp Lestari (TPL). Saling juga meminta aparat penegah hukum menindak tegas pelaku illegal logging yang telah merusak hutan di sekitar kawasan Danau Toba sehingga memicu banjir bandang di kota Parapat, Kecamatam Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Kamis (13/5/2021) lalu.

Direktur Eksekutif Saling, Jonli Simarmata, Jumat (14/5/2021) mengatakan banjir bandang di Kota Parapat merupakan bukti yang tidak bisa dibantah disebabkan kerusakan hutan, karena material banjir merupakan lumpur dan bebatuan dari perbukitan yang dulunya hutan. Jonli menambahkan banjir bandang Parapat tidak akan terjadi jika hutan Bukit Barisan yang berada di kecamatan Girsang Sipanganbolon masih lestari.Baca juga: Warga Korban Banjir di Parapat Kecewa Bupati Datang Tak Bawa Bantuan

Menurutnya, sangat ironis aktivitas ekspolitasi hutan oleh perusahaan besar seperti TPL terkesan mendapat legailitas dari pemerintah. Begitu juga aksi penebangan liar oleh mafia kayu yang terkesan tidak tersentuh hukum."Banjir bandang Parapat merupakan salah satu bukti kejamnya pengerusakan hutan oleh perusahaan-perusahaan dan oknum mafia kayu yang selama ini terkesan dibiarkan pemerintah dan aparat hukum," ujar Jonli.

Dia berharap pengembalian fungsi hutan Bukit Barisan termasuk di kawasan Danau Toba menjadi perhatian serius pemerintah, sehingga anggaran besar yang sudah dihabiskan pemerintah untuk menyulap kawasan Danau Toba sebagai destinasi prioritas pariwisata nasional tidak sia-sia.

Hal yang sama disampaikan penggiat lingkungan dan putra Parapat, Niko Sinaga yang berharap, pemerintah dan aparat penegak hukum bertindak terhadap pelaku pengerusakan hutan di kawasan Danau Toba. Baca juga: Percepat Pemulihan, Tim Gabungan Bersihkan Material Banjir di Kawasan Danau Toba

"Sudah saatnya pengerusakan hutan di kawasan Danau Toba khususnya di Kecamatan Girsang Sipanganbolon disikapi pemerintah dan aparat penegak hukum. Jangan menunggu banjir dahsya t kembali meluluhlantakan Kota Parapat atau daerah lain di kawasan Danau Toba," ujar Niko.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Latih Desa Binaan Hadapi...
Latih Desa Binaan Hadapi Bencana, Astra Gandeng BNPB Gelar Pelatihan Tanggap Darurat
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
Gerakan Solidaritas...
Gerakan Solidaritas BEM UI untuk Bencana Aceh
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara, Begini Analisa BMKG
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku, BMKG: Waspada Gempa Susulan
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Yorrys Raweyai Soroti...
Yorrys Raweyai Soroti Eksploitasi Hutan di Tanah Papua dan Dorong Pembentukan Pansus
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Rekomendasi
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Prabowo Resmikan 5 Bendungan...
Prabowo Resmikan 5 Bendungan Serentak di Lombok, Aceh, Jateng dan Bali
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Naik ke 5.936, Transaksi Awal Cetak Rp629 M
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Perketat...
Polda Metro Jaya Perketat Pengamanan untuk Jaga Barang Bukti Kasus Batu Bara hingga Asabri
PSEL Bali Dinilai Strategis...
PSEL Bali Dinilai Strategis Kendalikan Sampah dan Emisi
Awan Panas Guguran Meluncur...
Awan Panas Guguran Meluncur 2 Kilometer dari Puncak Merapi Pagi Ini
Sekolah Alam Arus Kualan...
Sekolah Alam Arus Kualan Kalbar Bukti Pendidikan Berkualitas Tak Bergantung Fasilitas
Geledah Ruko di Cipete...
Geledah Ruko di Cipete Selatan, Polda Metro Jaya Sita Dokumen dan Komputer
Kortastipidkor Polri...
Kortastipidkor Polri Datangi Ruko di Jalan Asem Cipete, Penggeledahan Lagi?
Infografis
Danau Laguna Verde,...
Danau Laguna Verde, Danau Paling Beracun di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved