Tidak Mudik Lebaran, Warga Sidoarjo Ini Ajak Anaknya Mengenal Satwa KBS

Jum'at, 14 Mei 2021 - 12:57 WIB
loading...
Tidak Mudik Lebaran,...
Eko Sudarmono bersama anaknya memberi makan Jerapah di KBS Surabaya, Jumat (14/5/2021). Foto/SINDONews/Ali Masduki
A A A
SURABAYA - Kebun Binatang Surabaya (KBS) masih menjadi daya tarik wisatawan. Selain lokasinya mudah dijangkau karena berada di tengah kota Surabaya, aneka satwa jenaka di dalamya menjadi wahana edukasi tersendiri bagi anak-anak.

Seperti Eko Sudarmono misalnya. Warga Sidoarjo ini memilih KBS untuk mengisi waktu libur hari raya Idul Fitri 1442 H. Eko sengaja mengajak anak-anaknya berwisata di KBS sekaligus mengenalkan ragam satwa. "Lebaran ini kan tidak boleh mudik, jadi kami pilih ke sini (KBS). Sekalian biar anak-anak juga mengenal satwa disini," katanya usai memberi makan Jerapah. Baca juga: SIER Gowes ke Kebun Binatang Surabaya, Angkat Gajah Sumatera Jadi Anak Asuh

Humas KBS, Agus Supangkat, mengatakan pada libur hari raya Idul Fitri tahun ini pengunjung KBS cukup banyak. Hari pertama lebaran pengunjung mencapai 2500 orang. Sedangkan hari kedua lebaran, pengunjung diprediksi mencapai 3000 orang. "Pada masa pandemi COVID-19 ini KBS membatasi kuota sebanyak 5000 pengunjung per hari," tegasnya.

Selama Libur Lebaran, lanjutnya Kebun Binatang Surabaya tetap buka mulai pukul 08.00-16.30, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Harga tiket masuk pun tidak berubah, yakni Rp. 15.000/orang. Pembelian tiket dapat dilakukan melalui online yang dapat diakses di www.surabayazoo.co.id, maupun menggunakan kartu BRIZZI (e-ticketing).

Untuk menghindari kerumunan, Kebun Binatang Surabaya membuka semua akses pintu masuk. Bagi pengunjung yang naik angkutan umum dan parkir kendaraan di TIJ Joyoboyo, bisa masuk melalui Pintu Selatan yang berdekatan dengan TIJ Joyoboyo.

Bagi pengguna kendaraan roda 2 dan roda 4 bisa masuk melalui Pintu Masuk 12 (area parkir) maupun Pintu Masuk Utama yang berdekatan dengan Patung Sura dan Buaya. "Diharapkan masyarakat sudah menyiapkan diri sebelum berkunjung ke Kebun Binatang Surabaya, dengan memastikan bahwa dalam kondisi baik dan sehat," kata Agus.

Saat tiba di Kebun Binatang Surabaya, pengunjung wajib mengikuti protokol yakni cek suhu badan (jika suhu di atas 37,5 derajat celcius bisa istirahat terlebih dahulu di ruang kesehatan yang tersedia) dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau handsanitizer.

Untuk menunjang kesehatan dan keselamatan petugas maupun pengunjung, seluruh petugaspelayanan pengunjung dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri ( APD ). Seperti sarung tangan, masker, dan face shield. Baca juga: Serunya Uji Adrenalin Memberi Makan Buaya dan Komodo

Di dalam kawasan Kebun Binatang Surabaya pengunjung juga wajib menggunakan masker, menghindari kerumunan (tidak diperbolehkan menggelar tikar), menjaga jarak dan mencuci tangan tangan sesering mungkin di wastafel yang tersebar di dalam area Kebun Binatang Surabaya.

Agar seluruh pengunjung tidak lengah dan selalu ingat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, petugas dari tim satgas covid KBS akan berkeliling untuk memantau, menghimbau, dan mengajak pengunjung untuk taat protokol kesehatan. Wahana-wahana yang sudah dapat dikunjungi antara lain Wahana KidZoo, Aquarium, Animal Edutainment, Wisata Perahu, Tunggang Gajah , dan Tunggang Onta.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siap-Siap! Kebun Binatang...
Siap-Siap! Kebun Binatang Bandung Siap Bertransformasi Jadi Lembaga Konservasi Kelas Dunia
Jaga Keseimbangan Ekosistem...
Jaga Keseimbangan Ekosistem Hutan, BCA Dukung Eksistensi Macan Tutul Jawa
Bea Cukai Langsa dan...
Bea Cukai Langsa dan Tim Gabungan Gagalkan Ekspor Ilegal Ratusan Satwa Dilindungi
Pramono Pastikan Kondisi...
Pramono Pastikan Kondisi Satwa dan Pakan di Ragunan Aman
Hari Ini Ragunan Buka...
Hari Ini Ragunan Buka hingga Malam, CCTV Ditambah
Koeksistensi Manusia-Orang...
Koeksistensi Manusia-Orang Utan Tapanuli Butuh Kolaborasi
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Long Weekend Kenaikan...
Long Weekend Kenaikan Yesus, Ragunan Hadirkan Feeding Time Satwa dan Night Zoo
Horor! Remaja Ini Tewas...
Horor! Remaja Ini Tewas Diterkam Singa Bonbin setelah Terobos Kandang
Rekomendasi
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
SPMB Jakarta 2026 Resmi...
SPMB Jakarta 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, Begini Cara Pemilihan Sekolah
Berita Terkini
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Buka Peluang Global,...
Buka Peluang Global, BRImo Kini Hadirkan Reksa Dana USD Batavia untuk Investor
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved