Legislator DPRD Sulsel Desak Perbaikan Jalan Rusak Akibat Arus Sungai di Wajo
Kamis, 13 Mei 2021 - 02:43 WIB
loading...
Kondisi salah satu lokasi di bantaran Sungai Walannae baru-baru ini. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Anggota DPRD Sulsel, Desy Susanty Sutomo mendesak Pemprov Sulsel untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat. Hal ini terkait kondisi di bantaran Sungai Walennae, Kabupaten Wajo yang harus segera diperbaiki.
Hal ini ditemukan Desy saat menggelar reses masa sidang III di 5 titik kecamatan di Wajo. Jika tidak segera diperbaiki, Desy khawatir kondisi tersebut bisa membahayakan masyarakat setempat.
Baca juga: Alas Hak Bermasalah, Pembangunan Bendungan Lalengrie Diminta Dihentikan
"Diharapkan koordinasi pemprov dan pusat, karena adanya jalan desa yang putus dan jebol yang berada di bantaran Sungai Walannae akibat terjangan air. Kerusakan ini bisa saja menenggelamkan 6 desa di Kecamatan Bola, Wajo," kata Desy.
Dia melanjutkan, keenam desa tersebut ialah Rajamawellang, Lempong, Bola, Ujung tanah, Solo dan Balielo. Desy menilai, apabila tak segera mendapatkan anggaran perbaikan dari pemerintah pusat, maka imbasnya akan lebih buruk.
"Maka akibatnya akan menenggelamkan sebagian desa hingga keseluruhan. Dan bisa saja turut menenggelamkan kurang lebih 10 ribu hektare lahan pertanian," beber Desy.
Politisi Nasdem ini pun berharap, agar pemerintah provinsi segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar menganggarkan bantuan perbaikan jalan rusak tersebut.
Baca juga: Fraksi Golkar Desak Pemprov Selesaikan Pembangunan Stadion Mattoanging
Hal ini ditemukan Desy saat menggelar reses masa sidang III di 5 titik kecamatan di Wajo. Jika tidak segera diperbaiki, Desy khawatir kondisi tersebut bisa membahayakan masyarakat setempat.
Baca juga: Alas Hak Bermasalah, Pembangunan Bendungan Lalengrie Diminta Dihentikan
"Diharapkan koordinasi pemprov dan pusat, karena adanya jalan desa yang putus dan jebol yang berada di bantaran Sungai Walannae akibat terjangan air. Kerusakan ini bisa saja menenggelamkan 6 desa di Kecamatan Bola, Wajo," kata Desy.
Dia melanjutkan, keenam desa tersebut ialah Rajamawellang, Lempong, Bola, Ujung tanah, Solo dan Balielo. Desy menilai, apabila tak segera mendapatkan anggaran perbaikan dari pemerintah pusat, maka imbasnya akan lebih buruk.
"Maka akibatnya akan menenggelamkan sebagian desa hingga keseluruhan. Dan bisa saja turut menenggelamkan kurang lebih 10 ribu hektare lahan pertanian," beber Desy.
Politisi Nasdem ini pun berharap, agar pemerintah provinsi segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar menganggarkan bantuan perbaikan jalan rusak tersebut.
Baca juga: Fraksi Golkar Desak Pemprov Selesaikan Pembangunan Stadion Mattoanging
(luq)
Lihat Juga :