Bukittinggi Gempar, Juragan Kelontong Dirampok Pria Bersenjata Api di Jalan

Rabu, 12 Mei 2021 - 07:30 WIB
loading...
Bukittinggi Gempar,...
Pedagang kelontong ternama di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Hajah Bet (63) masih terkulai lemah usai dirampok pelaku bersenjata api , Rabu (12/5/2021). Foto: iNews/Wahyu Sikumbang
A A A
BUKITTINGGI - Seorang pedagang kelontong ternama di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) , Hajah Bet (63) jadi korban perampokan saat dalam perjalanan pulang bersama anaknya, rabu (12/5/2021) dinihari.

Insiden itu berawal, saat tiga orang pelaku bersenjata api, berboncengan sepeda motor memepet motor korban hingga jatuh, pelaku mengambil kantong berisi uang 200 juta rupiah lalu merampas perhiasan emas yang dipakai korban.

Kini, warga Pendakian Man Duo Kabun Pulasan, Kelurahan Puhun Pintu Kabun, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan itu kini dirawat di instalasi gawat darurat, rumah sakit umum daerah (rsud) doktor achmad muchtar, rsam karena mengalami luka di kepala dan tangannya.

Baca juga: Tambang Emas di Solok Selatan Longsor, 7 Pekerja Tewas dan 1 Hilang

Sementara anaknya, Budi Nuzirman (40) mengalami patah lengan bahu kanan.

Korban budi mengatakan, saat kejadian sekitar pukul 00.00 wib rabu dinihar, korban berboncengan dengan ibunya, haji bet dalam perjalanan pulang dari tokonya di pasar banto kawasan pasar bawah bukittinggi.sesampai di depan kost bunda jalan merapi, samping rumah sakit rsam, korban mendengar suara motor di belakangnya seperti ingin mendahului motor korban.

“Ada motor kencang di belakang, saya minggir, rupanya dia memepet saya sampai jatuh, mereka pakai pistol. Mereka pakai motor 3 orang goncengan, waktu mereka menarik ibu stang motor ndak terkendali sampai kami jatuh. Uang dalam kantong plastik Rp200 juta. Kami dagang toko p&d h.bet, pasa banto,” ujar anak H Bet korban, Budi Nuzirman.

Baca juga: OTK Tebar Teror Maut di Poso, 4 Orang Asal Toraja Tewas Dibantai Secara Sadis

Satu dari tiga orang pelaku memukul korban, sementara dua pelaku lainnya menodongkan pistol, sambil merampas perhiasan kalung, gelang dan cincin emas yang dipakai korban. Pelaku juga mengambil kantong plastik yang dibawa korban bet berisi uang Rp200 juta.

Warga dan perdagangan kaki lima di sekitar lokasi, awalnya mendengar suara motor jatuh, menyangka ada kecelakaan. Saat itu warga melihat korban dan pelaku sempat berkelahi lalu tak lama ketiga pelaku kabur ke arah pintu kabun.

“Kejadiannya di sini, kirain ada tabrakan, dia menarik tas yang dibawa ibu-ibu itu, kelimanya dua korban dan tiga pelaku jatuh. Ada yang pakai senjata. Korban sempat melawan tapi mungkin nggak berani lalu pelaku kabur. Saya bersama teman tadi sempat kejar tapi mengulang di Pintu Kabun,” kata warga Samping RSAM, Ilham Ananda

Baca juga: Ribuan Pemotor Nekat Mudik Tertahan Penyekatan Petugas, Jalur Pantura Macet 5 Km

Usai merampas harta korban, ketiga pelaku menggunakan sepeda motor matic diduga jenis beat hitam kabur ke pintu kabun. “Warga sempat mengejar pelaku namun pelaku berhasil melarikan diri,” tuturnya.

Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian diperkirakan mencapai Rp600 juta, berupa uang tunai Rp200 juta dan perhiasan emas seharga Rp400 juta.

Petugas tim buru sergap, Sat Reskrim Polres Bukittinggi langsung melakukan identifikasi lapangan di tkp, dan mengumpulkan keterangan korban dan saksi-saksi di lokasi. Hingga Rabu pagi, polisi masih melakukan penyelidikan.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Motif Menantu Tega Bunuh...
Motif Menantu Tega Bunuh Eks Mertua di Pekanbaru karena Sakit Hati dan Ingin Kuasai Harta
Bunuh Mantan Mertua,...
Bunuh Mantan Mertua, Menantu Gasak Perhiasan hingga Dolar Singapura
Viral Perampokan Sadis...
Viral Perampokan Sadis di SPBU Kebalen Bekasi, Polisi Buru 4 Pelaku
Suami Tewas dan Istri...
Suami Tewas dan Istri Kritis, Polisi Buru Perampok Sadis di Bekasi
Sadis! Terjerat Utang...
Sadis! Terjerat Utang Judi Online, Pria Rampok Tetangganya dan Bunuh Anak Kecil
Melawan saat Dirampok,...
Melawan saat Dirampok, Karyawan di Bekasi Selamatkan Uang Rp450 Juta
Cerita Anggun C Sasmi...
Cerita Anggun C Sasmi Dua Kali Jadi Korban Perampokan di Paris, Berlian Hasil Kerja Keras Raib
Langka! Tokyo Terkenal...
Langka! Tokyo Terkenal Aman, tapi 3 Rampok Gondol Uang Rp45,8 Miliar di Jalan Ramai
Bank Jerman Dirampok...
Bank Jerman Dirampok saat Libur Natal, Perampok Profesional Bawa Kabur Rp585 Miliar
Rekomendasi
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Shakira Buka Piala Dunia...
Shakira Buka Piala Dunia 2026 dengan Penampilan Spektakuler, Cetak Sejarah Baru di FIFA
Midcare Expo 2026 FK...
Midcare Expo 2026 FK Unair, Dorong Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan
Berita Terkini
Mahasiswa Bakal Demo...
Mahasiswa Bakal Demo di 3 Titik Jakarta, Rekayasa Lalin Diberlakukan Situasional
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved