Bukittinggi Gempar, Juragan Kelontong Dirampok Pria Bersenjata Api di Jalan
Rabu, 12 Mei 2021 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
Korban budi mengatakan, saat kejadian sekitar pukul 00.00 wib rabu dinihar, korban berboncengan dengan ibunya, haji bet dalam perjalanan pulang dari tokonya di pasar banto kawasan pasar bawah bukittinggi.sesampai di depan kost bunda jalan merapi, samping rumah sakit rsam, korban mendengar suara motor di belakangnya seperti ingin mendahului motor korban.
“Ada motor kencang di belakang, saya minggir, rupanya dia memepet saya sampai jatuh, mereka pakai pistol. Mereka pakai motor 3 orang goncengan, waktu mereka menarik ibu stang motor ndak terkendali sampai kami jatuh. Uang dalam kantong plastik Rp200 juta. Kami dagang toko p&d h.bet, pasa banto,” ujar anak H Bet korban, Budi Nuzirman.
Baca juga: OTK Tebar Teror Maut di Poso, 4 Orang Asal Toraja Tewas Dibantai Secara Sadis
Satu dari tiga orang pelaku memukul korban, sementara dua pelaku lainnya menodongkan pistol, sambil merampas perhiasan kalung, gelang dan cincin emas yang dipakai korban. Pelaku juga mengambil kantong plastik yang dibawa korban bet berisi uang Rp200 juta.
Warga dan perdagangan kaki lima di sekitar lokasi, awalnya mendengar suara motor jatuh, menyangka ada kecelakaan. Saat itu warga melihat korban dan pelaku sempat berkelahi lalu tak lama ketiga pelaku kabur ke arah pintu kabun.
“Ada motor kencang di belakang, saya minggir, rupanya dia memepet saya sampai jatuh, mereka pakai pistol. Mereka pakai motor 3 orang goncengan, waktu mereka menarik ibu stang motor ndak terkendali sampai kami jatuh. Uang dalam kantong plastik Rp200 juta. Kami dagang toko p&d h.bet, pasa banto,” ujar anak H Bet korban, Budi Nuzirman.
Baca juga: OTK Tebar Teror Maut di Poso, 4 Orang Asal Toraja Tewas Dibantai Secara Sadis
Satu dari tiga orang pelaku memukul korban, sementara dua pelaku lainnya menodongkan pistol, sambil merampas perhiasan kalung, gelang dan cincin emas yang dipakai korban. Pelaku juga mengambil kantong plastik yang dibawa korban bet berisi uang Rp200 juta.
Warga dan perdagangan kaki lima di sekitar lokasi, awalnya mendengar suara motor jatuh, menyangka ada kecelakaan. Saat itu warga melihat korban dan pelaku sempat berkelahi lalu tak lama ketiga pelaku kabur ke arah pintu kabun.
Lihat Juga :