Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi, Jengkol dan Petai di Bekasi Meroket
Selasa, 11 Mei 2021 - 18:40 WIB
loading...
Menjelang Lebaran, harga daging sapi, jengkol hingga petai di Pasar Baru Bekasi mengalami kenaikan.Foto/SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A
A
A
BEKASI - Lebaran tahun ini terasa berat di rasakan oleh warga Bekasi , selain tidak diperbolehkan untuk pulang mudik, warga dibuat menjerit dengan harga bahan pokok terus melonjak naik dari harga biasanya. Bayangkan saja, untuk harga satu kilogram jengkol yang biasanya dijual Rp40.000 melonjak jadi Rp70.000.
Tak hanya jengkol, petai yang biasanya dijual seharga Rp3.000 per lembar, kini menjadi Rp10.000 per lembar. Kondisi kenaikan harga bahan pokok tersebut hampir terjadi diseluruh pasar tradisional di Bekasi. ”Kenaikan memang terjadi sejak H-3 kemarin,” kata Ade (42), pedagang jengkol di Pasar Baru, Kota Bekasi pada Selasa (11/5/2021).
Menurut dia, satu kilogram jengkol yang biasanya dijual seharga Rp40-45.000, saat ini dijual Rp70.000 per kilogram. Tak hanya jengkol, petai yang biasanya dijual seharga Rp3.000 per lembar, kini menjadi Rp10.000 per lembar.”Lonjakan ini karena adanya kenaikan harga dari pedagang di Pasar Induk Cibitung,” ucapnya.
Bahkan Ade memprediksi harga jengkol akan kembali naik pada H-1 jelang Lebaran yang bisa mencapai Rp75.000 per kilogram. Namun demikian, antusias warga untuk membeli jengkol dan pete tak berkurang lantaran menjadi salah satu kebutuhan bahan makanan dalam hari raya Idul Fitri selain kebutuhan daging.
Selain Jengkol dan Peai, harga daging sapi kembali naik Rp10 ribu dan total satu kilogramnya dijual Rp160 ribu. Padahal sehari sebelumnya, Senin (10/5) kemarin, harga daging sapi telah mencapai Rp150.000 per kilogram.”Hari ini 160 ribu per kilogram. Sehari naik 10 ribu baru hari ini naiknya,” kata Muhammad Sholeh (42), penjual daging sapi. Baca: Cegah Takbiran Keliling, Polisi Bakal Terapkan Crowd Free Night
Tak hanya jengkol, petai yang biasanya dijual seharga Rp3.000 per lembar, kini menjadi Rp10.000 per lembar. Kondisi kenaikan harga bahan pokok tersebut hampir terjadi diseluruh pasar tradisional di Bekasi. ”Kenaikan memang terjadi sejak H-3 kemarin,” kata Ade (42), pedagang jengkol di Pasar Baru, Kota Bekasi pada Selasa (11/5/2021).
Menurut dia, satu kilogram jengkol yang biasanya dijual seharga Rp40-45.000, saat ini dijual Rp70.000 per kilogram. Tak hanya jengkol, petai yang biasanya dijual seharga Rp3.000 per lembar, kini menjadi Rp10.000 per lembar.”Lonjakan ini karena adanya kenaikan harga dari pedagang di Pasar Induk Cibitung,” ucapnya.
Bahkan Ade memprediksi harga jengkol akan kembali naik pada H-1 jelang Lebaran yang bisa mencapai Rp75.000 per kilogram. Namun demikian, antusias warga untuk membeli jengkol dan pete tak berkurang lantaran menjadi salah satu kebutuhan bahan makanan dalam hari raya Idul Fitri selain kebutuhan daging.
Selain Jengkol dan Peai, harga daging sapi kembali naik Rp10 ribu dan total satu kilogramnya dijual Rp160 ribu. Padahal sehari sebelumnya, Senin (10/5) kemarin, harga daging sapi telah mencapai Rp150.000 per kilogram.”Hari ini 160 ribu per kilogram. Sehari naik 10 ribu baru hari ini naiknya,” kata Muhammad Sholeh (42), penjual daging sapi. Baca: Cegah Takbiran Keliling, Polisi Bakal Terapkan Crowd Free Night
Lihat Juga :