Jelang Lebaran, Judas Amir Sidak Pasar Pastikan Stok Pangan Aman
Senin, 10 Mei 2021 - 18:46 WIB
loading...
Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, melakukan sidak di sejumlah pasar Kota Palopo. Wali Kota ingin memastikan stok pangan aman jelang Idul Fitri 1432 H/2021 M. Foto: SINDOnews/Chaeruddin
A
A
A
PALOPO - Wali Kota Palopo , HM Judas Amir, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar Kota Palopo. Wali Kota ingin memastikan stok pangan aman jelang lebaran Idul Fitri 1442 H/2021 M.
Selain ingin memastikan stok pangan terpenuhi di pasar Kota Palopo, Judas Amir juga ingin memastikan kondisi di sejumlah pasar tetap mematuhi protokol kesehatan .
Baca juga:Dirut Bank Sulselbar Serahkan Bantuan Mobil untuk Baznas Palopo
Dari pantauan SINDOnews, dua pasar besar yang didatangi Judas Amir yakni, Pusat Niaga Palopo (PNP) dan Pasar Andi Tadda, Senin (10/5).
"Kunjungannya kali ini, selain memantau ketersediaan kebutuhan masyarakat jelang lebaran, juga untuk memastikan penerapan protokol kesehatan di pasar yang menjadi pusat perbelanjaan masyarakat, terlebih menjelang lebaran," ujar Sekda Palopo, Firmanzah DP.
Di kesempatan yang sama, usai melakukan kunjungan, Wali Kota Palopo mengungkapkan, apa yang ia lakukan hari ini adalah wujud kecintaan pemerintah terhadap rakyatnya.
"Sidak ini bukan untuk mencari kesalahan warga atau masyarakat. Ini untuk mengetahui secara pasti kondisi di lapangan. Jika ada kurang kita perbaiki, jika sudah bagus kita pertahankan bahkan tingkatkan, inilah bentuk kecintaan pemerintah ke masyarakatnya," katanya.
Baca juga:Palopo Raih Predikat B Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan
"Kita mau pastikan penerapan protokol kesehatan , karena dengan tidak mematuhi protokol kesehatan , akan sangat mudah kita terkena dan tertular Covid-19 ," lanjutnya.
Orang nomor satu di Kota Palopo ini menambahkan, pemerintah adalah pengayom, jadi semua komponen yang ada di PNP harus mengikuti pemerintah.
Menurutnya, komponen yang ada di pasar yakni penjual dan pembeli wajib untuk mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
Baca juga:Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Maros Cek Kelayakan Daging Sapi
"Jika kedua komponen ini tidak menerapkan prokes , bisa saja akan kita lakukan penutupan pasar, dan hal itu bukan hal yang kita inginkan bersama. Jadi mari kita bersama-sama melakukan hal yang bisa menghindarkan kita dari virus Covid-19," ujarnya.
Dalam kunjungannya itu, Wali Kota menginstruksikan kepada kepala pasar agar senantiasa memberikan peringatan dan mengimbau masyarakat agar memamatuhi prokes , bagi yang tidak memakai masker tidak boleh memasuki pasar dan beraktivitas di pasar.
Selain ingin memastikan stok pangan terpenuhi di pasar Kota Palopo, Judas Amir juga ingin memastikan kondisi di sejumlah pasar tetap mematuhi protokol kesehatan .
Baca juga:Dirut Bank Sulselbar Serahkan Bantuan Mobil untuk Baznas Palopo
Dari pantauan SINDOnews, dua pasar besar yang didatangi Judas Amir yakni, Pusat Niaga Palopo (PNP) dan Pasar Andi Tadda, Senin (10/5).
"Kunjungannya kali ini, selain memantau ketersediaan kebutuhan masyarakat jelang lebaran, juga untuk memastikan penerapan protokol kesehatan di pasar yang menjadi pusat perbelanjaan masyarakat, terlebih menjelang lebaran," ujar Sekda Palopo, Firmanzah DP.
Di kesempatan yang sama, usai melakukan kunjungan, Wali Kota Palopo mengungkapkan, apa yang ia lakukan hari ini adalah wujud kecintaan pemerintah terhadap rakyatnya.
"Sidak ini bukan untuk mencari kesalahan warga atau masyarakat. Ini untuk mengetahui secara pasti kondisi di lapangan. Jika ada kurang kita perbaiki, jika sudah bagus kita pertahankan bahkan tingkatkan, inilah bentuk kecintaan pemerintah ke masyarakatnya," katanya.
Baca juga:Palopo Raih Predikat B Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan
"Kita mau pastikan penerapan protokol kesehatan , karena dengan tidak mematuhi protokol kesehatan , akan sangat mudah kita terkena dan tertular Covid-19 ," lanjutnya.
Orang nomor satu di Kota Palopo ini menambahkan, pemerintah adalah pengayom, jadi semua komponen yang ada di PNP harus mengikuti pemerintah.
Menurutnya, komponen yang ada di pasar yakni penjual dan pembeli wajib untuk mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
Baca juga:Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Maros Cek Kelayakan Daging Sapi
"Jika kedua komponen ini tidak menerapkan prokes , bisa saja akan kita lakukan penutupan pasar, dan hal itu bukan hal yang kita inginkan bersama. Jadi mari kita bersama-sama melakukan hal yang bisa menghindarkan kita dari virus Covid-19," ujarnya.
Dalam kunjungannya itu, Wali Kota menginstruksikan kepada kepala pasar agar senantiasa memberikan peringatan dan mengimbau masyarakat agar memamatuhi prokes , bagi yang tidak memakai masker tidak boleh memasuki pasar dan beraktivitas di pasar.
(luq)
Lihat Juga :