Libatkan TNI, Kapolda Jabar Kerahkan Pasukan Tambahan Cegah Pos Penyekatan Jebol
Senin, 10 Mei 2021 - 13:36 WIB
loading...
Petugas bersiaga untuk menghalau pemudik ngotot di kawasan Gerbang Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Senin (10/5/2021). Foto/Agung Bakti Sarasa
A
A
A
BANDUNG - Polda Jawa Barat siap mengerahkan pasukan tambahan menyusul peristiwa jebolnya pos penyekatan oleh masyarakat yang tetap ngotot mudik di tengah kebijakan larangan mudik Lebaran 2021.
Diketahui, dalam beberapa hari terakhir, ribuan pemudik berhasil menerobos pos penyekatan di wilayah Karawang. Petugas gabungan pun tak mampu membendung mereka karena jumlahnya yang membludak hingga membuat arus lalu lintas sempat macet total.
Kapolda Jabar, Irjen Pol Ahmad Dofiri membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, peristiwa tersebut sulit dicegah mengingat banyaknya jumlah pengendara.
Dofiri mengakui, pihaknya sengaja meloloskan para pengendara agar tidak terjadi penumpukkan kendaraan.
"Memang betul, kalau ada diloloskan karena memang situasinya tidak memungkinkan apabila disetop sekaligus ketika itu dan tidak mungkin juga diputarkan sehingga loloskan," ungkap Dofiri seusai meninjau pos penyekatan di kawasan Gerbang Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Senin (10/5/2021).
Meski begitu, Dofiri menjelaskan bahwa penyekatan hanya dibuka sekitar 30 menit, agar arus lalu lintas kembali normal.
Dia memastikan bahwa para pengendara, khususnya pemudik yang lolos penyekatan kembali diputarbalikkan di pos penyekatan berikutnya di wilayah Subang.
Diketahui, dalam beberapa hari terakhir, ribuan pemudik berhasil menerobos pos penyekatan di wilayah Karawang. Petugas gabungan pun tak mampu membendung mereka karena jumlahnya yang membludak hingga membuat arus lalu lintas sempat macet total.
Kapolda Jabar, Irjen Pol Ahmad Dofiri membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, peristiwa tersebut sulit dicegah mengingat banyaknya jumlah pengendara.
Dofiri mengakui, pihaknya sengaja meloloskan para pengendara agar tidak terjadi penumpukkan kendaraan.
"Memang betul, kalau ada diloloskan karena memang situasinya tidak memungkinkan apabila disetop sekaligus ketika itu dan tidak mungkin juga diputarkan sehingga loloskan," ungkap Dofiri seusai meninjau pos penyekatan di kawasan Gerbang Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Senin (10/5/2021).
Meski begitu, Dofiri menjelaskan bahwa penyekatan hanya dibuka sekitar 30 menit, agar arus lalu lintas kembali normal.
Dia memastikan bahwa para pengendara, khususnya pemudik yang lolos penyekatan kembali diputarbalikkan di pos penyekatan berikutnya di wilayah Subang.
Lihat Juga :