Karanganyar Gempar! Puluhan Warga Keracunan Takjil, 17 Ambulance Hilir Mudik Evakuasi Warga
Senin, 10 Mei 2021 - 00:02 WIB
loading...
Sejumlah ambulance hilir mudik membawa korban keracunan massal yang menimpa warga Dusun Tuk Ringin, Desa Gerdu, Kecamatan Karangpandan, Karanganyar.
A
A
A
KARANGANYAR - Keracunan massal akibat makanan takjil menggemparkan warga Dusun Tuk Ringin, Desa Gerdu, Kecamatan Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah. Keracunan menimpa dua RTsetelah masyarakat mengkonsumsi takjil berbuka puasa.
Menurut Koordinator Karanganyar Emergency Polet, takjil yang diduga penyebab keracunan bukan berasal dari takjil yang dibagi-bagikan di jalan maupun dari masjid. Namun takjil tersebut berasal dari tradisi mereka sendiri. Tradisi yang dimaksud adalah di setiap Ramadhan, warga di sana punya tradisi bertukar makanan antar warga.
Baca juga: Gempar, Remaja 16 Tahun Kendarai VW Kuning Tabrak Polisi Terobos Penyekatan di Prambanan
"Dugaan awal keracunan tersebut berasal dari jaburan atau makanan. Bukan yang dibagikan dijalan atau di masjid, tapi setiap Ramadan, warga memiliki tradisi selalu bertukar makanan," papar Polet saat dikonfirmasi, Minggu 12/5/2021).
Menurut Polet, saat ini proses evakuasi warga yang keracunan tengah dilakukan. Puluhan mobil ambulance dari para relawan dikerahkan untuk membawa warga yang keracunan ke puskesmas.
Namun karena jumlah warga yang keracunan cukup banyak, daya tampung puskesmas tidak bisa menampung warga yang keracunan. Sehingga, sebagian warga yang keracunan langsung dievakuasi ke RSUD Kartini Karanganyar.
Baca juga: Pantau Penyekatan, Kapolri, Panglima TNI, Ketua DPR, dan Menhub Kompak ke Brebes
Menurut Koordinator Karanganyar Emergency Polet, takjil yang diduga penyebab keracunan bukan berasal dari takjil yang dibagi-bagikan di jalan maupun dari masjid. Namun takjil tersebut berasal dari tradisi mereka sendiri. Tradisi yang dimaksud adalah di setiap Ramadhan, warga di sana punya tradisi bertukar makanan antar warga.
Baca juga: Gempar, Remaja 16 Tahun Kendarai VW Kuning Tabrak Polisi Terobos Penyekatan di Prambanan
"Dugaan awal keracunan tersebut berasal dari jaburan atau makanan. Bukan yang dibagikan dijalan atau di masjid, tapi setiap Ramadan, warga memiliki tradisi selalu bertukar makanan," papar Polet saat dikonfirmasi, Minggu 12/5/2021).
Menurut Polet, saat ini proses evakuasi warga yang keracunan tengah dilakukan. Puluhan mobil ambulance dari para relawan dikerahkan untuk membawa warga yang keracunan ke puskesmas.
Namun karena jumlah warga yang keracunan cukup banyak, daya tampung puskesmas tidak bisa menampung warga yang keracunan. Sehingga, sebagian warga yang keracunan langsung dievakuasi ke RSUD Kartini Karanganyar.
Baca juga: Pantau Penyekatan, Kapolri, Panglima TNI, Ketua DPR, dan Menhub Kompak ke Brebes
Lihat Juga :