Ada Larangan Mudik, Penumpang ASDP dan Kereta Api Berkurang 100%

Minggu, 09 Mei 2021 - 10:37 WIB
loading...
Ada Larangan Mudik,...
Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono beserta jajaran dan stakeholder terkait memberikan pernyataan perihal Operasi Ketupat 2021 di KM 31 Gerbang Tol Cikarang Barat, Sabtu (8/5/2021) malam. Foto/Istimewa/media sosial NTMC Polri
A A A
JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono menyebutkan dalam rangkaian pengendalian transportasi larangan mudik 2021 sejumlah moda transportasi mengalami penurunan penumpang. Ada dua moda transportasi yang jumlah penumpangnya mengalami penurunan hingga 100%, yakni Angkutan Sungai, Danau, dan Penyebrangan (ASDP) (berangkat 4.131 orang) dan Kereta Api (berangkat 4.941 orang).

Sedangkan jumlah penumpang bus berkurang 8% dengan rincian berangkat 3.334 orang dan tiba 3.683 orang. Penumpang angkutan laut juga berkurang 22% dengan rincian berangkat 5.340 orang dan tiba 4.067 orang. (Baca juga; Ada Larangan Mudik, Volume Kendaraan Keluar Jakarta Turun 78% )

Untuk angkutan udara juga mengalami penurunan 17% dengan rincian berangkat 6.928 orang dan tiba 6.832 orang. Sedangkan untuk pengendalian transportasi pada moda atau armada pengangkutnya juga mengalami penurunan.

Untuk bus turun 2% dengan rincian 907 unit berangkat dan 929 unit tiba. ASDP berkurang 100% dengan rincian 168 unit berangkat. Angkutan udara berkurang 21% dengan rincian 199 unit berangkat dan 252 unit tiba. (Baca juga; Pos Penyekatan di Karawang Berhasil Ditembus Ratusan Motor Pemudik karena Hujan Deras )

Sebelumnya, Kakorlantas Polri menyebutkan pada H-3 pelaksanaan Operasi Ketupat berjalan dengan aman dan lancar dimana total sudah kurang lebih 70.000 kendaraan pemudik diputar balik karena tidak memiliki syarat dokumen perjalanan di titik pos penyekatan larangan mudik 2021.

"Volume kendaraan yang menuju Jawa Tengah turun hingga 73%, menuju Bandung turun hingga 78% dan menuju Sumatera turun hingga 43% pada hari ketiga operasi ketupat. Dan untuk saat ini arus kendaraan didominasi oleh kendaraan angkutan logistik atau angkutan barang," ujar Istiono di KM 31 Gerbang Tol Cikarang Barat, Sabtu (8/5/2021) malam.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Fakta Kereta Leo Express...
3 Fakta Kereta Leo Express dengan Rute Terpanjang di Eropa hingga 1.300 Km
8 Tips Beli Tiket Kereta...
8 Tips Beli Tiket Kereta Jakarta-Jogja Murah Untuk Liburan Hemat
Trafik Ramai di Long...
Trafik Ramai di Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, Ferry Kini Jadi Moda Utama Pilihan Masyarakat
Rekomendasi
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
Berita Terkini
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved