Remote Working Jadi Budaya Pelaku Industri Atasi Pandemi
Jum'at, 07 Mei 2021 - 18:03 WIB
loading...
A
A
A
Dengan 25 tahun pengalaman di industri IT, Zahir terus mengembangkan teknologi berbasis cloud computing dan fokus mengembangkan layanan SAAS (Software as a service). Perkembangan ini dilakukan guna mendorong penetrasi Zahir pada segmen large enterprise.
Baca juga: ACCI Gandeng Anak Usaha Telkom Kenalkan Cloud Computing
Zahir mengklaim aspek pricing, kecepatan implementasi, dan fleksibilitas kustomisasi fitur menjadi kunci daya saing Zahir untuk merambah pasar yang lebih luas, sejalan dengan misi perusahaan untuk mengakselerasi transformasi digital di kalangan pelaku large enterprise.
Di samping, data World Economic Forum1 yang menunjukkan tren positif pada digitalisasi industri, Zahir yang terlibat langsung dalam implementasi sistem di lapangan menilai bahwa sebenarnya kemampuan perusahaan di Indonesia dalam menerapkan remote working secara strategis belumlah merata sehingga manfaat seperti peningkatan produktivitas, efisiensi, dan transparansi tidak dirasakan secara maksimal oleh perusahaan tersebut.
"Ada juga beberapa perusahaan yang mengeluh bahwa sejak remote working, produktivitas karyawan menurun. Namun setelah ditelusuri penyebabnya karena tidak ada infrastruktur sistem yang mumpuni yang bisa diakses di luar kantor sehingga saat bekerja dari rumah, ruang gerak karyawan jadi terbatas tentu berpengaruh pada lambatnya proses bisnis antardepartemen lainnya," ujar Muhamad Ismail.
Baca juga: ACCI Gandeng Anak Usaha Telkom Kenalkan Cloud Computing
Zahir mengklaim aspek pricing, kecepatan implementasi, dan fleksibilitas kustomisasi fitur menjadi kunci daya saing Zahir untuk merambah pasar yang lebih luas, sejalan dengan misi perusahaan untuk mengakselerasi transformasi digital di kalangan pelaku large enterprise.
Di samping, data World Economic Forum1 yang menunjukkan tren positif pada digitalisasi industri, Zahir yang terlibat langsung dalam implementasi sistem di lapangan menilai bahwa sebenarnya kemampuan perusahaan di Indonesia dalam menerapkan remote working secara strategis belumlah merata sehingga manfaat seperti peningkatan produktivitas, efisiensi, dan transparansi tidak dirasakan secara maksimal oleh perusahaan tersebut.
"Ada juga beberapa perusahaan yang mengeluh bahwa sejak remote working, produktivitas karyawan menurun. Namun setelah ditelusuri penyebabnya karena tidak ada infrastruktur sistem yang mumpuni yang bisa diakses di luar kantor sehingga saat bekerja dari rumah, ruang gerak karyawan jadi terbatas tentu berpengaruh pada lambatnya proses bisnis antardepartemen lainnya," ujar Muhamad Ismail.
(jon)
Lihat Juga :